PAMEKASAN – KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menjelaskan Nahdlatul Ulama bisa bertahan hingga memasuki usia satu abad, lantaran tirakat, riyadlah, serta keikhlasan para muassis.
Hal tersebut disampaikan pada acara pengajian akbar peringatan tahun baru Islam 1444 H yang dilaksanakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakong dan Pegantenan, Rabu (03/08/2022).
Kegiatan bertajuk “Merawat Jagat Membangun Peradaban” itu bertempat di Halaman Masjid Miftahul Khoirot Desa Bulangan Branta, Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur.
Baca juga:
- Tiga Tugas Utama NU Menurut Gus Aab
- Peringati Tahun Baru Islam, MWCNU Pakong Dan Pegantenan Santuni Anak Yatim
KH. Taufik memaparkan, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi terbesar dan terbanyak anggotanya di dunia, bahkan sudah banyak Pengurus Cabang Istimewa (PCI) yang sudah terbentuk di berbagai negara, bukan hanya di Indonesia.
“Lima puluh persen negara di dunia tergabung di organisasi NU, di Indonesia hampir seluruh tingkatan, baik di Wilayah, Kabupaten, Kecamatan, maupun ditingkat Desa ada pengurus NU-nya,” lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom tersebut.
KH. Taufik menambahkan, banyak organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang tidak bisa bertahan lama, apalagi sampai berumur satu abad. “Mari kita lihat, organisasi apa yang dapat bertahan dan mampu terus eksis menjalankan visinya selain organisasi Nahdlatul Ulama,” ungkap Mantan Aktivis PMII tersebut.
Selain dihadiri oleh Warga NU se-Kecamatan Pegantenan-Pakong, kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan.
Reporter: Bibur
Editor: Aboonk

