PAMEKASAN – Menyongsong abad kedua usia Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar rapat perdana sekaligus menetapkan susunan Panitia Peringatan Satu Abad NU, Rabu malam (16/11/2022), di Aula Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz No. 95. Susunan panitia ini tertuang melalui Surat Keputusan PCNU Pamekasan nomer 201/PC/A.II/L.34/X/2022.
Dalam surat tertanggal 19 Rabiul Awwal 1444 H./15 Oktober 2022 M. itu, Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, K. Ahmad Asir, ditetapkan sebagai Ketua Panitia bersama 137 panitia lainnya.
Saat menyampaikan sambutannya, Instruktur Wilayah (IW) Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Jawa Timur itu mengajak seluruh panitia agar turut serta menyukseskan setiap rangkaian acara peringatan satu abad NU tersebut.
“Waktu rapat koordinasi dengan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Red), di Kantor PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Red) Jawa Timur, mata saya berkaca-kaca. Dalam hati saya bertanya, bagaimana NU ke depan? Apakah NU mampu meningkatkan kontribusi kepada umat?” ucapnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua PCNU Pamekasan ini mengatakan, ada beberapa agenda dalam pelaksanaan peringatan satu abad NU di Pamekasan, di antaranya: ziarah ke makam-makam pendiri dan tokoh NU Pamekasan, serta beberapa perlombaan, seperti lomba tahlil auntentik, samman, macopat, pembacaan Shalawat “Mahall al-qiyam”. Ada juga parade budaya Islam Nusantara.
“Nanti pesertanya per-MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama, Red) di setiap kecamatan. Tahlil autentik ini maksudnya adalah tahlil yang asli tanpa ada penambahan-penambahan kalimat atau zikir lainnya. Tahlilnya autentik seperti pertama kali tahlil itu dicetuskan,” jelasnya.

