PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan melalui Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) menginisiasi program “Pesantren Agripreneur” sejak Oktober 2021 lalu. Inisiasi yang berbentuk Santri Penggerak melalui wadah Duta Agripreneur ini bertujuan membentuk kemandirian pesantren ke depan.
Sebagai langkah mewujudkan inisiasi tersebut, LPPNU PCNU Pamekasan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
KH. Ilzamuddin menyampaikan, program ini merupaka upaya mendorong kemandirian pesantren melalui sektor pertanian. Pasalnya, Kiai Ikzam menilai, selama ini pesantren sering diidentikkan dengan lembaga minta proposal.
Lebih lanjut, Ketua LPPNU PCNU Pamekasan ini menjelaskan, melalui program tersebut para santri akan menerima pelatihan agar mampu berinovasi serta mengetahui cara bertani yang baik dan benar juga berbeda dengan metode pertanian konvensional yang biasa digunakan para petani.
Pada musim tanam tahun ini, PCNU Pamekasan medistribusikan sebanyak 500 pak bibit padi hibrida kepada tujuh pesantren binaan.
“Saya harap para santri bisa memaksimalkan program tersebut, hingga bisa menyerap ilmu dan juga menerapkan nanti ketika di tengah masyarakat,” harap Kiai Ilzam, Jumat (25/11/2022).

