PAMEKASAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar rapat lengkap: Mustasyar, Syuriyah, A’wan dan Tanfidziyah, membahas pandemi Virus Corona, Selasa (17/03/2020) malam, di Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95, Jungcangcang.
Guna membahas secara komprehensif tentang proses penularan dan pencegahan Virus Corona, pengurus mendatangkan Koordinator Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat.
Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim mengatakan, rapat yang dilaksanakan mendadak itu merupakan tindak lanjut banyaknya keluhan para pengurus di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR) Muslimat dan Fatayat NU.
“Banyak di tingkat ranting, MWC sudah mengagendakan kegiatan yang melibatkan banyak massa. Tapi, karena adanya surat edaran dari berbagai pihak, (mereka) menghubungi saya meminta pencerahan dari PCNU Pamekasan,” jelas Ra Taufik, sapaannya.
Rapat yang digelarnya, lanjut Ra Taufik, bertujuan menjawab keluhan warga NU di bawah. Karena hal itu merupakan tanggung jawab kepengurusan PCNU Pamekasan.
Semenatara itu, dalam penyampaiannya, dr. Syaiful mengatakan, kasus korban meninggal akibat Virus Corona hanya tiga persen. Sedangkan di Madura, imbuh dokter spesialis paru-paru itu, masih nol persen. Artinya, tidak ada satupun warga madura yang terpapar Virus Corona.
“Masalahnya, dikhawatirkan kita termasuk ke yang tiga persen itu, Kiai,” canda dokter yang bertugas di RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan itu diikuti gelak tawa para kiai yang hadir.
Selain dihadiri pengurus lengkap, turut hadir juga dalam tersebut panitia Hari Lahir (Harlah) ke-97 NU.
Reporter: Abror
Editor: Ahnu

