NEWS

Calon Sarjana UIM Pamekasan Dibekali Aswaja Annahdliyah

PAMEKASAN – Calon sarjana strata satu Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan yang akan diwisuda pada tanggal 18 Januari 2020 mendatang, dibekali wawasan Aswaja Annahdliyah. Pembekalan dilaksanakan di Aula Sirajuddin UIM Pamekasan, Selasa (7/1/2020). Gus Mubin, muharrik subbanul wathan asal Kabupaten Lamongan sebagai pemateri.

Rektor UIM Pamekasan, Ahmad Asir, M. Pd, dalam sambutannya, pembekalan kepada calon sarjana UIM dalam rangka mengharap barokahnya para pendiri (muassis) NU dan pendiri pondok pesantren Miftahul Ulum Bettet serta pendiri UIM Pamekasan yang semuanya tokoh dan ulama NU.

“Pembekalan keaswajaan kepada mahasiswa UIM sudah mulai kita gagas di awal untuk mahasiswa baru dan mahasiswa yang akan keluar agar ilmunya barokah dan sanad ilmunya bersambung dengan para guru,” ujar Ahmad Asir.

Pria yang juga Ketua Lembaga Ma’arif PCNU Pamekasan ini menambahkan, sarjana UIM Pamekasan ketika sudah terjun di masyarakat setidaknya mempertahankan amaliah NU yang sudah mengakar ratusan tahun. Seperti tahlilan, diba’an, khotmil qur’an, walimatul hamli, dan tradisi lainnya.

“Jangan sampai alumni UIM lepas ruhaninya, lepas ilmunya dan lepas sanadnya dengan para pendiri NU dan pendiri serta pengasuh Bettet agar hidupnya berkah,” ungkapnya.

Ahmad juga mengajak agar alumni UIM untuk mencintai NU. Cinta NU bukan karena di dalamnya ada apanya, tetapi karena ada ulama dan para guru serta pendiri UIM.

Penulis : Taufiqurrahman