NEWS

Empat Ajakan Ketua Umum PBNU Di Harlah Muslimat NU ke-73

JAKARTA — Muslimat NU merupakan organisasi yang sangat baik dan sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad dalam mencetak insan ummatan Wasathan. Meski demikian, Muslimat NU mempunyai empat tanggung jawab yang besar.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Ketua PBNU, KH. Said Aqil Siradj, saat memberikan sambutan dan tausiah pada acara utama Harlah Muslimat NU ke-73 di GBK, Ahad (27/01/2019).

Dalam acara ini, Profesor tasawuf di UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut menghimbau agar warga Muslimat NU turut berperan aktif di tengah-tengah masyarakat melakukan perjuangan demi agama (syuhudan diniyah). “Majelis ta’lim, pesantren-pesantren, KUA, harus dinakhodai NU,” tuturnya dengan suara lantang.

Kedua, mantan Sekretaris PMII Rayon Krapyak Yogyakarta ini mengajak seluruh anggota Muslimat NU konsisten berjuang dalam peran akhlak, budaya dan peradaban (Syuhudan Tsaqafiyan).

Ketiga, dalam peran perekonomian, kesehatan, dan sosial (syuhudan hadharian). “Untuk yang belum terjun ke BMT dan semacamnya, Muslimat harus ada di garda terdepan mengawal hal itu,” lanjutnya.

Terakhir, Kiai Said menghimbau kader Muslimat NU aktif dalam peran politik (syuhudan siyasiyan). Peran inilah yang wajib diketahui, karena selama ini warga Muslimat NU banyak yang tidak tahu. “Maka tahun 2019, harus, wajib menang,” imbuhnya disambut riuh tepuk tangan seisi GBK.

Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada Muslimat NU atas peringatan Harlah ke-73. “Semoga semakin keren, aktif, dan jaya,” pungkasnya.


Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu