NEWS

Empat Hari Ikuti Pelatihan, Perserta PKL GP Ansor Pamekasan Dibaiat

PAMEKASAN — Peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan, 95% dinyatakan lulus, dan dibaiat, Sabtu (14/03/2020) dini hari, di Pondok Pesanteen Miftahul Qulub, Dusun Masaran, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Sebanyak 38 peserta delegasi dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah mengikuti pelatihan selama empat hari. Dan saat ini mereka bisa bernafas lega setelah dinyatakan lulus oleh panitia.

Syafiuddin, Ketua PC GP Ansor Pamekasan menyampaikan, sebanyak 70 orang mendaftarkan diri pada kegiatan yang digelarnya. Namun melalui seleksi ketat, akhirnya oeserta menjadi 38 orang. Menurutnya, seleksi tersebut sesuai dengan Standart Operting Procedure (SOP) Tim Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa timur.

“Berdasarkan hasil keputusan tim instruktur PKL PC GP Ansor Pamekasan yang pertama kali kita laksanakn, bisa dikatakan, alhamdulillah, 95% bisa dinyatakan lulus dan siap berjuang untuk Ansor dan Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Aminuddin yang mewakili Ketua PW GP Ansor Jawa Timur menegaskan, proses kaderisasi di GP Ansor melewati beberapa jenjang: Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ke PKL. Hal ini, menurutnya, merupakan upaya melatih tiga kekuatan kader-kader GP Ansor, yakni: intelektual, ketertiban, dan kekuatan spiritual.

“Ini sangat penting, karena kita tahu tantangan kita adalah kelompok-kelompok yang ingin merongrong, mengubah Pancasila,” tegasnya.

Sementara itu, KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan berharap, para kader pasca dinyatakan lulus PKL betul- betul menjadi kader yang bisa membawa manhaj An-Nahdliyah di segala bidang

“Jadi, kader Ansor melalui PKL ini, saya harapkan menjadi orang yang benar-benar bisa tahu situasi, termasuk dalam hal Al-Qur’an, tidak mudah menafsiri dan tidak mudah men-ta’wil dengan akalnya, tapi harus dengan kaidah-kaidah yang telah digariskan oleh para ulama kita sesuai dengan manhaj An-Nahdliyah,” ucapnya.


Reporter: Maluck Young
Editor: Ahnu