PAMEKASAN – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Fathul Qorib, resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) sebagai syarat menjadi anggota Banser di Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (31/07/2022).
Master lulusan Pascasarjana Universitas Gajah Mada (UGM) itu menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota Banser dengan bersemangat dan tidak ingin kalah dengan puluhan calon anggota Banser lain.
Qorib mengaku dirinya berhutang budi kepada Banser setelah ia mengetahui bahwa kakeknya saat berjuang melawan pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dibantu dan dijaga oleh Banser.
“Dengan masuknya saya ke Banser ini, adalah semacam penebusan hutanglah atas jasa Banser terhadap kakek saya di zaman itu,” jelas pria kelahiran Pademawu Barat itu.
Selain itu, ia berharap kepada ASN lain untuk mengikuti Diklatsar sebagai bentuk pelatihan dalam mengabdikan diri terhadap bangsa dan negara.
“ASN memang sudah mengabdi, cuma istilahnya ada bentuk pengabdian lain yang sekiranya bisa disumbangsihkan sebagai ASN dalam memiliki tekad kecintaan terhadap negeri ini, karena Banser merupakan salah satu pilar utuhnya NKRI ini,” lanjutnya.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan, Syafiuddin, mengungkapkan Qorib memang bertekad untuk menjaga dan merawat keutuhan bangsa tidak hanya lewat ASN saja.
“Beliau pernah bercerita kepada saya bahwa dirinya terharu melihat pengabdian Banser yang begitu tulus dengan tanpa digaji,”kata anggota DPRD Kabupaten Pamekasan itu.
Reporter: Batam
Editor: Redaktur

