PAMEKASAN – Forum Komunikasi Guru (FKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Pamekasan bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-kana Indonesia (IGTKI) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kana Muslimat Nahdlatul Ulama (IGTKMNU) sukses menggelar desiminasi pembelajaran jarak jauh bersama IGTKI dan FKG PAI Provinsi Jawa Timur, di aula Arofah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Sabtu (12/09/2020).
Forum bertema “Pembuatan video Pembelajaran Jarak Jauh” diikuti oleh 70 peserta tersebut mengahdirkan Muhriyadi, pengurus IGTKI Jawa Timur dan Sri Wahyuni, pengurus FKG PAI Provinsi Jawa Timur. Keduanya bertindaj sebagai pembicara.
Nyai Durriyatul Millah, Ketua FKG PAI Kabupaten Pamekasan mengatakan, kegiatan desiminasi tersebut sebagai bentuk sosialisasi adanya regulasi PAI pada PP 05/2007, PMA 16/2010, SK DIRJEN 7180/2018 dan SK DIRJEN PENDIS 3451/2020.
“Selama ini Mapel (mata pelajaran, Red.) PAI hanya ada di jenjang SD hingga universitas. Namun sekarang kami saling bersinergi, melihat regulasi tadi anak TK wajib ada guru PAI yang ruang lingkupnya mengisi agama dan moral,” tutur Kepala TK Muslimat NU 1 Kabupaten Pamekasan tersebut.
Ia berharap, ke depan guru TK yang ada di FKG PAI Pamekasan bisa mencetak generasi yang cinta agama.
“Semoga melalui sosialisasi ini, guru bisa paham dan bisa merealisasikan regulasi tadi kepada anak -anak TK sehingga bisa mencetak anak yang qurrota a’yun, menjadi kebanggaan orang tua, cinta agama, bangsa dan terhindar dari paham radikal,” harapnya.
Kepala sekolah SMA Sabilul Ihsan Pamekasan tersebut juga berharap, ke depan pemerintah bisa bersinergi dengan FKG PAI Pamekasan. “Kegiatan kami ini dananya murni hasil dari swadaya teman-teman FKG PAI Pamekasan. Kami berharap Kemenag dan Dinas Pendidikan bisa melihat kami ke depan sehingga ke depan saling bersinergi dalam memajukan pendidikan,” pungkasnya.
Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu

