NEWS

Gelar Diklat Jurnalistik, LTN PCNU Pamekasan Datangkan Jurnalis Jawa Pos

PAMEKASAN – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar pelatihan jurnalistik, Ahad (22/03/2020), di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Begandan, Pamekasan.

Guna menyampaikan materi pada kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj tersebut Jurnalis Jawa Pos Radar Madura, Prengki Wirananda.

Dalam pemaparan materinya, Prengki mengajak kader NU menjadi jurnalis profesional. Menurutnya, saat sekarang masuk era kebebasan informasi. Beragam platform media sosial dan media massa menyediakan ruang informasi tanpa batas. Siapapun, kapanpun dan darimanapun bisa menyebar informasi. Sayangnya, ia melanjutkan, ruang bebas itu kerap disalahgunakan dengan menyebar berita bohong yang menyesatkan.

Ironisnya, masyarakat kerap menelan mentah-mentah informasi yang dibaca. Kemudian, di-share ke orang lain sehingga semakin banyak orang menganggap benar informasi itu. Padahal, kebenarannya belum teruji.

“Banyak kasus konflik sosial di beberapa daerah yang pemicunya adalah berita hoaks. Sangat disayangkan,” turur Prengki Wirananda.

Dengan demikian, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan itu mengajak seluruh kader NU yang hadir menjadi jurnalis profesional. Sekalipun bukan bagian jurnalis media massa, minimal bijak menyebar informasi di media sosial. Informasi yang diyerima tidak ditelan mentah-mentah dan tidak di-share sebelum teruji kebenarannya.

Melalui pelatihan jurnalistik itu, peserta diharapkan mampu menelaah antara berita valid dan hoaks; dan ke depan tidak ada lagi konfik sosial, agama dan sara akibat berita bohong. Kader NU, lanjut Prengki, harus menjadi garda terdepan dalam menangkal dan melawan hoaks.

“Kita harus bijak dalam bermedsos. Informasi yang kita baca harus diuji kebenarannya, jangan ditelan mentah-mentah. Kader NU harus berada di garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa,” tukasnya.


Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu