PAMEKASAN – Sebagai upaya mempersiapkan diri merespon berbagai tantangan zaman khususnya dalam persoalan ekonomi, Fakultas Syariah Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan gelar “Seminar Wakaf Modern”, Senin, (08/11/2021), di Aula BMT Mawaddah Pusat, Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan.
Kegiatan bertema “The Importance Of Modern waqf Transformation in Indonesia” ini mendatangkan Ketua International Institute of Advanced Islamic Studies (IAIS) Malaysia, Mohammad Mahbubi Ali, yang saat ini menjabat Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia.
Baiquni, Wakil Rektor II IAI-MU Pamekasan, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan bersekala internasional ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi institusi kampus yang ada di bawah koordinasi Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) tersebut.
“Pemateri saat ini merupakan seorang alumni Pondok Pesantren Panyeppen yang kiprahnya sudah skala internasional. Jadi hal ini menjadi kebangaan bersama bisa belajar dan sharing berkenaan dengan wakaf modern skala internasional,” ungkapnya.
Moh Subhan, Dekan Fakultas Syariah IAI-MU Pamekasan menyampaikan, dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan budaya ilmiah di lingkungan kampus sehingga bisa memberikan hal yang nyata.
“Saya berharap dengan dilaksanakan kegiatan ini tidak hanya selesai sekarang, namun juga akan ada follow up untuk lebih memahami persoalan wakaf Modern ini, karena ke depan akan mencanangkan dapat membentuk lembaga wakaf di IAI-MU Pamekasan,” tuturnya.
Pelaksanaan kegiatan tersebut di ikuti seluruh mahasiswa delegasi enam jurusan dan tiga fakultas di IAI-MU Pamekasan serta beberapa peserta delegasi, dan juga dihadiri oleh Ketua Program Studi (Ka. Prodi) Ekonomi Syariah (ES) beserta sekretarisnya, serta Ka. Prodi HKI yang bertugas sebagai moderator.
Reporter: Asyari
Editor: Redaktur

