NEWS

Halimatus Sakdiyah: Perempuan Harus Ikut Berkiprah, Membangun Indonesia

PAMEKASAN — Kajian rutin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) oleh Pengurus Korps PMII Puteri (KOPRI) Rayon Al-Mardliyyah, di sekretatiat Kopri, Tagangser Laok, Waru Pamekasan, Sabtu Siang (21/12/2019) berlangsung hikmat.

Hal itu tidak lepas dari hadirnya sosok perempuan yang cerdas dan energik, Halimatus Sakdiyah, pemateri kajian tersebut yang sedang menjabat sebagai Wakil Ketua lll Pengurus Cabang (PC) KOPRI Pamekasan.

Kegiatan tersebut bertemakan “Perempuan di Ruang Publik dalam Perspektif Islam” guna meningkatkan kapasitas pengurus KOPRI dan sadar akan tugas serta kiprahnya di PMII semakin berat.

“Selaras dengan tujuan kegiatan, diharapakan kader putri PMII harus tampil di ruang publik menjadi perempuan yang berani mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan yang bersifat domestik maupun publik,” terang Matus, panggilan akrabnya.

Hal ini bukan berarti melawan lak-laki, tambahnya. Sama sekali tidak. Melainkan, proses bersama membangun negara dan bangsa Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

Dirinya berani menyampaikan statemen tersebut bukan tanpa alasan. Minimnya peran kaum wanita di ruang publik, hususnya politik menjadi perhatiannya.

“Perempuan tidak boleh lemah. Kita bisa terjun ke dunia politik guna mengawal undang-undang yang mengakomodir kepentingan perempuan yang saat ini masih pincang,” tuturnya.

Menurutnya, Islam datang memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan dalam memperjuangkan keadilan.

“Kita bisa melakukan apa yang kaum adam lakukan, asalkan tidak lupa akan kodrat kita sebagai perempuan,” kata dia.

“Ke depan, kita harus menjadi tauladan bagi kaum perempuan di negeri ini untuk melanjutkan estafet perjuangan dari pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia, dengan semangat pergerakan dan prestasi di semua bidang, baik di tingkat nasianal maupun internasional,” pungkasnya.


Reporter: Imam S
Editor: Abror