PAMEKASAN – Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nahdlatul Ulama (SIMNU) milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan semakin marak pengguna memasuki usia 1 tahun. Hingga kini, tercatat seribu lebih pengguna yang terdaftar pada aplikasi pelayanan keumatan ini dengan tingkat kepuasan 5,0 dan 60 ulasan.
Merespon hal tersebut, tim khusus PCNU Kabupaten Pamekasan terus menggelar sosialisasi di pondok-pondok pesantren NU, salah satunya di Pondok Pesantren Banyuayu, Pamoroh, Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (04/12/2022).
Ihsan Ikhwani, Manajer SIMNU menyampaikan, masifnya sosialisasi yang dilakukan akan menambah pengguna baru dan memberi pemahaman fitur-fitur baru yang ada di aplikasi SIMNU.
“Hari ini kami sosialisasi di Pondok Pesantren Banyuayu milik Rais PCNU Pamekasan, dilanjutkan ke pabrik Nusaqu menyambangi para karyawan Nusaqu, kemudian akan dilanjutkan lagi dengan rapat bulanan,” ungkap Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pamekasan itu.
Ia juga menjelaskan, perbulan Desember 2022 para pengguna aplikasi SIMNU bisa mengakses perpustakaan “kitab kuning” sebagai fitur baru dengan cara mengupdate aplikasi milik PCNU Kabupaten Pamekasan tersebut.
“Dengan aplikasi ini, bukti PCNU Pamekasan sudah mandiri di bidang IT dan mengikuti perkembangan zaman, fitur perpustakaan kitab-kitab yang kami sediakan meliputi berbagai aspek mulai dari fikih, tafsir, hadis, tauhid dan tasawuf,” lanjutnya.
Ketua Pondok Pesantren Banyuayu, Shofiyullah, merespon positif kedatangan tim sosialisasi SIMNU. Bahkan, ia langsung menyatakan kesiapannya menjadi admin di pondok tersebut dan menyatakan sanggup menjadi agen.
“Insyaallah semua perbelanjaan terkait listrik, pulsa dan sebagainya di pondok ini akan menggunakan aplikasi SIMNU, karena di aplikasi ini harganya murah-murah,” jelasnya.
Reporter: Batam
Editor: Redaktur

