NEWS

Harlah ke-101 NU, LPBINU Pamekasan Tanam Seribu Bibit Mangrove

PAMEKASAN – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, adakan “Gerakan Tanam Seribu Mangrove”, Kamis (11/01/2023), di Desa Lembung, kecamatan Galis, kabupaten Pamekasan.

H. Hafid, Ketua LPBINU PCNU Pamekasan mengatakan, selain salah satu program kerja lembaga yang dipimpinnya, gerakan penanaman seribu bibit mangrove ini merupakan salah satu rangkaian hari lahir (Harlah) ke-101 NU.

Lebih lanjut, H. Hafid juga menyampaikan, giat itu merupakan bukti konkret kecintaan dan kepedulian warga NU Pamekasan terhadap lingkungan.

“Menjaga abrasi laut, menjaga makhluk hidup di sekitar laut, menjaga tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar laut,” ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan itu.

Mantan Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Barisan Ansor serbaguna (Banser) Pamekasan itu menambahkan, tanaman mangrove sangat bermanfaat bagi umat manusia, pasalnya, menanam satu bibit mangrove, menurut H. Hafid, sama halnya dengan menghidupkan dua manusia.

“Selain menjaga lingkungan, pohon mangrove mengandung oksigen yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan hidup manusia. Menanam satu pohon mangrove, sama dengan menghidupkan dua manusia. Begitu juga sebaliknya, menebang satu pohon mangrove, sama dengan membunuh dua manusia,” pungkasnya.

Seribu bibit mangrove tersebut merupakan sumbangan Forum Komunikasi Kader Konversi Indonesia (FK3I).

Tampak seluruh anggota LPBINU PCNU Pamekasan turut berpartisipasi pada kegiatan ini.


Reporter: Dina
Editor: Redaktur