PAMEKASAN — PCNU Pamekasan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggelar Pengajian Akbar, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Sabtu malam (26/10/2019), di Lapangan Kampus UIM, kompleks Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, Jawa Timur.
Acara yang dihadiri sekitar 7500 jemaah itu merupakan puncak peringatan HSN 2019, sebagai upaya mengenang sejarah Resolusi Jihad. Tidak hanya diikuti oleh santri saja, kegiatan itu juga diikuti Pengurus PCNU Pamekasan, lembaga, Badan Otonom (Banom) NU, mahasiswa, instansi pemerintah, serta masyarakat.
Tidak hanya itu, peringatan HSN tahun ini, para santri di Pamekasan mendapatkan kado dari Bupati, KH Badrut Tamam. Menurut Ra Badrut, sapaannya, sebagai bentuk apresiasi kepada para santri, tahun 2020 mendatang, Pemkab akan menggucurkan dana sebesar 1 Miliar, beasiswa bagi santri berprestasi.
KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, dalam sambutannya mengatakan, santri mempunyai tugas menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai mati.
“Tugas dan kewajibam santri adalah menjaga NKRK sampai mati,” ucapnya disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 17:30 WIB itu, paniti mengundang KH. Mustofa Bisri guna memberikan tausiah.
Reporter: Arul (NUO.19-005)
Editor: Abror

