PAMEKASAN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan mengeluarkan imbauan kepada seluruh mahasiswa agar mengenakan busana muslim ala santri selama peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, mulai Selasa (20/10/2026) hingga Sabtu (24/10/2026).
Ketua BEM IAIMU Pamekasan, A. Fawaidul Mubarok, menyampaikan imbauan ini merupakan tindak lanjut surat edaran pihak Yayasan Al-Miftah.
“Tentunya, di lingkungan kampus kami ini harus berbusana muslim. Hal ini merupakan imbauan dari pihak Yayasan Al-Miftah, jadi kami sampaikan informasi ini kepada seluruh mahasiswa di lingkungan IAIMU Pamekasan,” ujarnya.
Fawaid, sapaan akrab A. Fawaidul Mubarok, juga berharap aturan ini tidak sekadar dimaknai imbauan berpakaian ala santri semati, tetapi menjadi momentum refleksi bagi seluruh mahasiswa santri.
“Harapan kami, semua mahasiswa dapat lebih memahami dan merefleksikan bagaimana perjuangan para pendahulu dan para pendiri dalam memperjuangkan Resolusi Jihad, sehingga pada saat ini kita bisa merdeka dalam menuntut ilmu dan merasakan nikmatnya belajar,” tambahnya.
“Kami bangga menjadi bagian dari mahasiswa santri di kampus ini. Selain menimba ilmu, kami juga bisa menuntut ilmu di tempat yang penuh nilai-nilai keislaman,” pungkasnya.
Kontributor: Bahrul (MNU X.10.008)
Editor: Ahnu

