PAMEKASAN – Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, secara resmi dilantik, Ahad (13/09/2020), di halaman Yayasan Sunan Kalijaga, desa setempat.
Pelantikan ini menjadi istimewa, karena prosesi pengucapan ikrar para pengurus dipimpin oleh Fayshal Mu’adhdham, salah satu pengurus Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Timur. Seyogianya, prosesi tersebut dipimpin oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Pamekasan yang berhalangan hadir karena padatnya agenda.
Makhtumul Jamil dalam sambutannya menyampaikan salam dan permohonan maaf Badrut Tamam, Ketua PC IPNU Pamekasan, yang berhalangan hadir. Menurutnya, meski berhalangan hadir, bukan berarti ia tidak peduli terhadap gawai yang dilaksanakan oleh PR IPNU-IPPNU Desa Larangan Luar.
“Namun, kami akan senantiasa mengawal dan mengontrol kegiatan yang ada di PR IPNU-IPPNU Larangan (Luar, Red.) demi dan untuk menggiring kesemangatan para kader dan anggota IPNU-IPPNU Desa Larangan Luar,” ujar Sekretaris PC IPNU Pamekasan itu.
Dalam giat yang dirangkai dengan orasi kebangsaan itu, hadir sebagai pembicara Kiai Muhammad Faizi, seorang penyair kenamaan asal Sumenep.
Dalam penyampaiannya, Kiai Faizi mengatakan, Indonesia sebagai bangsa dan negara yang sangat kaya secara demografis maupun geografis, pun juga keberagaman yang ada di dalamnya, wacana kebangsaan sangat penting didiskusikan.
“Ada sebagian golongan dengan ragam tersebut akan diseragamkan. Padahal hal tersebut merupakan sunnatullah yang di mana kita harus bisa hidup dalam keberbedaan,” lanjut Dewan Pengasuh Pondok Pesantren An-Nuqayah tersebut.
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Lembaga dan Badan Otonom (Banom) di bawah koordinasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama desa setempat, seperti: PR Fatayat, PR Muslimat Larangan, dan perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU se-Pamekasan.
Reporter: Bibur
Editor: Ahnu

