News

Jelang Kongres, PMII Gandeng LAZISNU Kelola Dana ‘Gerakan Goceng’

JAKARTA — Menjelang Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-20, panitia pelaksana bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) guna merealisasikan Gerakan Goceng untuk Kongres.

Dalam gerakan ini, LAZISNU akan menjadi pengelola dan penghimpun dana yang disumbangkan oleh kader PMII di seluruh Nusantara.

Muhammad Alwi Chabib, Koordinator Nasional Gerakan Goceng untuk Kongres mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan mempermudah dan memperlancar penghimpunan dana sumbangan para kader dari Sabang sampai Merauke.

Secara prinsip, lanjut Alwi, Gerakan Goceng untuk Kongres tidak jauh beda dengan Gerakan Koin Muktamar NU diluncurkan PBNU sejak awal.

“Ini juga terinspirasi dari Koin Muktamar NU makanya kami juga bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU,” kata Alwi di Jakarta, Sabtu (25/01/2020) sore, seperti dikutip website resmi PBNU, NU Online.

Gerakan goceng, menurut Alwi, hanya sebatas simbol. Pihaknya akan menerima siapa saja yang ingin menyumbang lebih dari lima ribu rupiah.

Lebih lanjut, Alwi menjelaskan, Gerakan Goceng untuk Kongres tidak hanya bertujuan mewujudkan kemandirian organisasi yang digelutinya. Lebih dari itu, gerakan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada sosok KH. Idham Chalid sebagai tokoh NU yang selalu menjadi panutan kader-kader PMII.

‘Goceng’ merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut uang bernilai Rp5.000. Pada uang pecahan Rp5.000 ini terdapat gambar tokoh besar NU, KH Idham Chalid (Ketua Umum PBNU 1956-1984). Tak hanya itu, pahlawan nasional ini juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Wakil Perdana Menteri di Era Presiden Soekarno dan Menteri di Era Presiden Soeharto.

Para kader PMII yang ingin berpartisipasi dan mendukung gerakan ini donasi bisa disalurkan melalui situs NU Care-LAZISNU di http://gocengkongres.nucare.id.


Reporter: Luckman
Editor: Abror
Foto: NU Online