HSN

Kenang Perjuangan Kiai dan Santri, PPMU Masaran Ajak Santri Nobar Film Sang Kiai

PAMEKASAN — Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Masaran gelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Sang Kiai, Rabu malam (21/10/2026) guna meneladani jasa para pahlawan bangsa, menanamkan rasa nasionalisme dan memperdalam pemahaman santri tentang perjuangan para pahlawan dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Koordinator Pengurus, Moh. Rojabul Andika, menyampaikan pemutaran film yang disutradarai Rako Prijanto ini merupakan media pembelajaran audio-visual guna meneladani kisah perjuangan KH. Hasyim Asy’ari dalam film Sang Kiai yang memuat nilai-nilai spiritual dan kebangsaan yang sangat relevan untuk diteladani oleh generasi muda zaman sekarang, khususnya para santri yang sedang menimba ilmu di pesantren.

“Berbekal pemutaran film ini, kami ingin para santri tidak hanya mengenal sejarah secara teori, tetapi juga mampu meresapi nilai-nilai keikhlasan, keberanian, dan rasa cinta tanah air yang diwariskan oleh para pahlawan serta para kiai terdahulu,” ujar mahasiswa aktif Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan itu.

Pihaknya berharap para santri dapat memetik hikmah mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui pemutaran film yang rilis 2013 itu. Menurutnya, pesantren berkomitmen akan terus menghadirkan kegiatan-kegiatan pembinaan karakter yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan demi mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia serta berjiwa patriotik.

Sepanjang pemutaran film, para santri tampak menyimak setiap adegan perjuangan dengan cermat dan penuh rasa hormat. Suasana haru dan penuh semangat kebangsaan terasa kuat ketika film menampilkan momen-momen kritis perlawanan rakyat bersama para ulama dalam menghadapi cengkeraman penjajah demi mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khoirul Mizan, salah seorang santri, ungkapkan rasa bangga dan harunya usai menyaksikan dedikasi serta pengorbanan para ulama terdahulu. Ia menyadari peran pesantren dan para kiai sangat besar serta tidak terpisahkan dengan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.


Kontributor: Hairunnas (MNU-X.10.021)
Editor: Ahnu