PAMEKASAN – Pelantikan pengurus Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Larangan Badung yang berlangsung di GOR Galaxy Futsal Beltok, Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan, Ahad (24/05/2026), tidak hanya menjadi ajang pelantikan kepengurusan baru, tetapi juga momentum penguatan peran pelajar di tengah tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Pamekasan, Khafifatus Zahrah, menyampaikan, pimpinan ranting memiliki posisi yang sangat penting, karena menjadi organisasi yang paling dekat dengan kader dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan ranting menjadi wajah utama organisasi dalam membangun hubungan sosial dan pengabdian di lingkungan sekitar.
“Pimpinan ranting adalah pimpinan yang paling dekat dengan masyarakat. Dari ranting inilah pelajar belajar tentang pengabdian, kepedulian sosial, dan bagaimana hadir di tengah masyarakat,” ujar Khafifah, sapaan akrabnya.
Ia juga menyoroti kondisi generasi muda saat ini yang cenderung membutuhkan pengalaman dan sertifikasi sebagai bekal masa depan. Menurutnya, keaktifan dalam organisasi menjadi salah satu nilai penting yang dapat membentuk karakter dan kemampuan pelajar, khususnya ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Terkadang kita lupa bahwa anak muda saat ini cenderung membutuhkan sertifikasi dan pengalaman organisasi. Ketika kuliah nanti, para pelajar pasti akan ditanya pengabdiannya di mana, kontribusinya apa, dan organisasi apa yang pernah diikuti,” lanjutnya.
Khafifah menegaskan, IPNU dan IPPNU harus menjadi ruang pembelajaran yang mampu menjawab tantangan zaman. Ia mengajak seluruh kader PR IPNU-IPPNU Desa Larangan Badung agar aktif mengembangkan diri, memperkuat kapasitas, serta tidak takut menghadapi perubahan dunia yang semakin kompleks.
“Hari ini kita sedang menghadapi dunia yang rumit dan tidak jelas. Karena itu rekan dan rekanita harus mampu mempersiapkan diri, memperkuat kemampuan, serta terus belajar agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,” katanya.
Melalui pelantikan tersebut, ia berharap kepengurusan baru PR IPNU-IPPNU Desa Larangan Badung mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat. Selain menjadi wadah kaderisasi, organisasi pelajar NU diharapkan mampu mencetak generasi muda yang aktif, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi di tengah perkembangan era digital.
Selain diikuti seluruh kader dan anggota, kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus IPNU-IPPNU dari berbagai tingkatan.
Reporter: Risma
Editor: Ahnu

