PAMEKASAN — Kebahagiaan yang menyelimuti Kiai Fudholi, Wakil Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, usai menerima hadiah umroh gratis dari Kementerian Agama (Kemenag) setempat juga dirasakan KH. Taufik Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan, Ahad (05/01/2020).
Kiai Taufik menyebutkan, Kiai Fudholi memang layak mendapatkan penghargaan umroh dari Kemenag untuk kategori Imam Masjid. Menurutnya, Kiai Fudholi merupakan sosok yang istikamah berjuang demi agama, termasuk selama menjadi pengurus jam’iyah Nahdlatul Ulama.
“Sejak mondok dan menjadi ustaz di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, atas restu pengasuh, beliau banyak membina masjid sekaligus menjadi khatibnya,” jelas Kiai Taufik di Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur.
Kiai Taufik juga menceritakan perjuangan Kiai Fudholi dalam mengembangkan pendidikan agama di tengah-tengah masyarakat.
“Beliau banyak mendirikan madrasah dan membina majelis taklim di berbagai desa, mulai dari Kecamatan Kadur dan di daerahnya sendiri, di Kecamatan Proppo,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kiai Taufik menyebutkan, Pengabdian K. Fudholi untuk Nahdlatul Ulama tidak perlu diragukan.
“Beliau ke mana-mana naik sepeda motor untuk berjuang di NU. Jam 2 malam pernah ban motornya kempes di Pasean, saat menghadiri acara NU. Itu perjuangan yang luar biasa,” ucap Kiai Taufik, mengakhiri pembicaraannya.
Sebelumnya, K. Fudholi diberikan penghargaan oleh Kemenag Pamekasan pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-74, sebagai Imam Masjid paling berkompeten di Kabupaten Pamekasan.
Dalam perjalanan PCNU Pamekasan, Kiai Fudholi pernah menjadi Katib Syuriah PCNU Pamekasan, saat Rais Syuriah dijabat oleh KH Abd Hamid Mu’in.
Reporter: Abror
Editor: Ahnu

