NEWS

Ketua PCNU Pamekasan Terima Penelpon Mengaku “Kontrol Sosial”

PAMEKASAN — KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, mengaku menerima telepon dari seorang mengatasnamakan diri “Kontrol Sosial”. Dalam pembicaraan, penelepon tersebut meminta konfirmasi terkait aset negara yang masuk atau yang ada di Kantor PCNU Pamekasan.

“Saya jawab, bahwa NU adalah Ormas (Organisasi Kemasyarakatan. Red.), dananya dari swadaya. Sekalipun ada dari negara, itu pertanggungjawabannya resmi kepada negara, bukan perorangan,” tegas KH. Taufik kepada NU Online Pamekasan melalui layanan pesan WhatsApp, Kamis (07/02/2019).

Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan itu menambahkan, PCNU Pamekasan juga berkali-kali menerima telepon dan tamu, mulai dari mengaku LSM sampai Kontrol Sosial.

“Kami tegaskan, bahwa Kantor PCNU Pamekasan terbuka kepada siapa saja. Kalau datang dengan tujuan baik, maka kami sambut dengan baik. Namun, jika datang dengan tujuan dan bahasa yang tidak baik, serta berani macam-macam kepada NU, maka kami tidak pernah takut dan siap melawan,” tegas kiai yang pernah menjabat Presiden Mahasiswa IAI Tribakti Kediri itu.

Mantan aktivis PMII Kediri ini berharap, ke depannya para Kiai yang ada di struktural PCNU Pamekasan tetap semangat mengabdi untuk umat melalui jam’iyah Nahdlatul Ulama.

“Semua pengurus NU Pamekasan ini murni mengabdi, tidak ada satupun yang menerima gaji. Setiap kegitan NU, turun ke ranting-ranting NU di pelosok desa itu biaya sendiri. Semoga para Kiai ini tetap kiat dan tabah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” tangkas Kiai Taufik.


Reporter: Abror
Editor: Ahnu