PAMEKASAN – Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan menggelar kegiatan Ta’aruf Rektor & Kuliah Umum, Selasa (26/08/25), di Aula Pondok Pesantren (PP) Miftahul Ulum Panyeppen, Potoan Laok, Palengaan Pamekasan.
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, RKH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya giat tersebut. Menurut Kiai Muddatstsir, kegiatan itu merupakan proses awal sebelum nanti akan dilaksanakan pelantikan.
“Ta’ruf ini kami gelar agar sivitas akademika dan seluruh mahasiswa dapat mengetahui secara langsung Rektor IAIMU pascawafatnya almarhum Dr. KH. Taufik Hasyim, M.Pd.I,” ucap Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
Kiai Muddatstsir berharap kepada Rektor baru IAIMU Pamekasan agar segala program dan kegiatan yang dicanangkan dapat disesuikan dengan kemampuan yang dimiliki, serta tetap terus berdoa memohon bimbingan kepada Allah SWT, sehingga semuanya diberi kemudahan.
Dalam kegiatan tersebut dibacakan Surat Keputusan (SK) Yayasan Al-Miftah PP. Miftahul Ulum Panyeppen tentang pengangkatan Prof. Dr. KH. Moh. Zahid, M.Ag sebagai Rektor IAIMU Pamekasan. SK tersebut dibacakan oleh KH. Muhdlar Abdullah.
Saat menyampaikan sambutan sekaligus materi kuliah perdananya di hadapan civitas akademika, KH. Moh. Zahid menyampaikan roadmap kampus yang akan dipimpinnya, di antaranya: 1. Penguatan manajemen kampus; 2. Peningkatan kualitas dosen; 3. Peningkatan publikasi ilmiah; 4. Peningkatan proses pembelajaran; 5. Meningkatkan kesejahteraan dosen; 6. Peningkatan jumlah koleksi perpustakaan.
Sehingga dari hal itu cita-cita dan harapan kedepan tentang Alih jenjang Institut menjadi Universitas dapat menjadi modal awal tercapainya hal itu.
Keenam cita-cita itu, lanjut A’wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan itu, dapat menjadi modal awal alih bentuk IAIMU menjadi Universitas Islam Miftahul Ulum Pamekasan.
“Amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab yang besar. Dari itu saya berharap sinergi dan suport dari semua pihak agar segal hal yang direncanakan bisa berjalan dengan baik, tentunya sesuai dengan apa yang di arahkan oleh pengasuh yaitu harus tetap berdoa dan memohon bimbingan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Pengasuh PP Miftahul Ulum Panyeppen, Pengurus Yayasan Al-Miftah, sivitas akademika IAIMU Pamekasan.

