PAMEKASAN – Banyak media yang bisa dimanfaat guna mensyiarkan nilai-nilai Islam dan ajaran Nahdlatul Ulama (NU) kepada masyarakat. Salah satunya ialah melalui Ikatan Seni Hadrah Indonesia Nahdlatul Ulama (Ishari-NU).
Hal ini disampaikan K. Muchlis Nasir, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan, dalam sambutannya pada pelaksanaan lailatul hadrah Ishari-NU se-Jawa Timur memperingati maulid Nabi Muhammad, Kamis malam (02/11/2023), di halaman Kantor MWCNU Kecamatan Palengaan, Komplek Pondok Pesantren (PP) Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan.
“Hasil Musker (Musyawarah Kerja, Red) MWCNU Palengaan adalah menghidupkan Banom-Banom (Badan Otonom, Red) di bawah naungan Nahdlatul Ulama [Palengaan],” ucap pengasuh PP Sirojul Ulum Kampung Aswaja, Dusun Kembang II, Palengaan Daja, Palengaan, Pamekasan itu.
Sebagai upaya mewujudkan amanah Musker itu, MWCNU Kecamatan Palengaan akan berkoordinasi dengan pesantren-pesantren guna mengadakan latihan Ishari-NU khusus santri.
“Nanti akan dibimbing oleh Kiai Mu’hti dan pengurus-pengurus yang lain supaya memperkenalkan dan menyebarkan Ishari kepada para santri,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, alumnis PP Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, itu mohon doa agar niat mulia MWCNU Kecamatan Palengaan bersamaan dengan rida Allah SWT, bersamaan dengan syafaat Rasulullah SAW.
“Semoga niat kami dimudahkan Allah SWT, sehingga syiar Islam bisa menyebar di tengah-tengah masyarakat kita,” pungkasnya.
Reporter: Aril (MNU-VII.10-013)
Editor: Ahnu

