News

Kiai Muddatstsir Minta Dai Gigih dan Ikhlas Mendakwahkan Ajaran Islam

KUTAI KARTANEGARA — Dakwah merupakan ruh bagi agama Islam. Kemajuan dan kemunduran Islam ditentukan oleh kegiatan dakwah. Jika para pegiat dakwah atau dai menjaga semangat dalam berdakwah dan senantiasa ikhlas menyebarkan nilai-nilai agama Islam, maka Islam akan maju. Sebaliknya, jika para dai kendor, maka hal itu akan menjadi awal kemunduran Islam.

Oleh karena itu, Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, KH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, meminta para dai agar senantiasa gigih dan ikhlas mendakwahkan ajaran agama Islam. Selain itu, Kiai Muddatstsir juga meminta kepada para pemangku lembaga pendidikan, agar lembaga yang dikelolanya dikembangkan sebagai sarana dakwah.

Hal itu diucapkan oleh kiai yang saat ini menjabat Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu saat menyampaikan tausiah pada pelaksanaan pelantikan Majelis Pengurus Wilayah Istimewa (MPWI) Kalimantan Timur Ikatan Keluarga Besar Alumni dan Simpatisan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (IKBAS PPMU) Panyeppen, Selasa (25/01/2022), di di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Lembaga pendidikan harus terus dikembangkan sebagai sarana dakwah. Terbentuknya IKBAS (PPMU Panyeppen, Red.) ini merupakan sarana dalam menyampaikan dakwah Islam,” lanjut alumnus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sidogiri, Kraton, Pasuruan ini.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kiai Muddatstsir juga menuturkan kisah KH. Wahid Hasyim saat ditanya oleh tentara Jepang tentang Negara Islam. Waktu itu, jelas Kiai Muddatstsir, Kiai Wahid Hasyim menjawab, pembinaan Islam dimulai dari bawah dengan cara membina masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan dan pengajian-pengajian di kampung-kampung.

“Kalau dijelaskan secara luas, maka yang penting itu mengislamkan orangnya bukan negaranya,” lanjut pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan tersebut.

Hadir pada kesempatan itu KH. Muhammad Hamzah Arfa selaku Ketua Majelis Taujih MPWI Kalimantan Timur IKBAS PPMU Panyeppen. Tampak hadir juga sebagai undangan sejumlah pengurus PCNU Kutai Kartanegara, Ketua dan Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Muara Jawa dan sejumlah tokoh masyarakat di kabupaten setempat.


Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur