PAMEKASAN — Dai kondang yang kini menjabat Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pamekasan, KH. M. Musleh Adnan, angkat bicara berkenaan banyaknya grup, baik terbuka maupun tertutup, di media sosial Facebook yang menggunakan gambar dirinya sebagai foto profil dan menyebarkan potongan-potongan video ceramahnya.
Melalui akun Facebook pribadinya, Kiai Musleh menjelaskan, semua group tersebut tidak berkaitan dengan dirinya. Meski demikian, alumnus Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Paiton, Probolinggo itu mengaku tidak mempermasalahkan keberadaan grup-grup tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih telah menyebarkan ceramah saya. Semoga menjadi tambahan amal baik saya kelak di akhirat,” tulis Kiai Musleh, Ahad (15/03/2020) siang.
Lebih lanjut, pengasuh PP Nahdlatut Ta’limiyah Karang Anyar, Pangaporan, Plakpak, Pamekasan ini meminta agar berhati-hati dan mencermati ulang sebelum memotong isi ceramahnya. Karena, menurut Kiai Musleh, bisa saja kalimat yang dipotong berkaitan dengan kalimat sebelumnya.
Kiai Musleh menegaskan, dirinya tidak rela jika potongan ceramahnya dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan memecah belah umat.
“Bilamana dengan sengaja menggunakan isi ceramah saya untuk kepentingan politik atau bahkan akan memecah belah umat, maka akan saya tuntut ke ranah hukum,” pungkasnya.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

