NEWS

Kiai Mutawkkil Tepis Tudingan Miring Konferwil

EDIRI – Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, menjelaskan kepada seluruh pengurus NU se-Jawa Timur dan para undangan Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jawa Timur, terkait dengan isu miring pelaksanaan Konferwil di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kota Kediri, Sabtu (28/7/2018).

Menurut Kiai Mutawakkil, pelaksanaan Konferwil sudah sesuai dengan masa kepengurusan yang diamanatkan oleh PBNU berdasarkan SK yang diterimanya yakni 30 Juli 2018. Berdasarkan itulah, Konferwil dilaksanakan.

“Tidak benar kalau Konferwil dadakan, karena SK kepengurusan setelah dicek tanggal 30 Juli 2018,” ujar Kiai Mutawkkil.

Pengasuh Pondok Pesantren Genggong, Pajarakan Probolinggo ini menambahkan, pelaksanaan Konferwil juga tidak ada kaitannya dengan Pilkada Gubernur Jawa Timur yang baru selesai. Pelaksanaan Konferwil sudah dikonsultasikan dengan para masyaikh dan disepakati untuk dilaksanakan di pesantren Lirboyo.

Disepakatinya pesantren Lirboyo sebagai tempat Konferwil, karena pesantren ini tergolong pesantren yang sudah tua dan banyak melahirkan tokoh-tokoh dan ulama besar. Termasuk Ketua Umum PBNU, Prof Dr. KH. Said Aqil Siradj dan Kiai Mutawkkil sendiri.

Hadir dalam pembukaan Konferwil NU Jawa Timur, di antaranya Ketua PBNU, KH Robikin Emhas, Sekjen PBNU, Ir. H. Helmy Faisal Zaini, Mantan Menteri Pendidikan RI, Prof Dr. Moh Nuh, dan beberapa pengurus harian PWNU Jawa Timur.


Penulis : Taufiqurrahman
Editor : –


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *