News

“Kupas” Keutamaan Alquran, Pesantren Kebun Baru Datangkan Gus Awis

PAMEKASAN – Pengurus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan menggelar acara “Ngaji Bareng bersama Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi, Lc., MA., Wakil Katib ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)”, di Musala asrama putri, Rabu sore, (03/11/21).

Acara ini terselenggara atas inisiatif KH. Misbahul Munir, Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan yang juga pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru.

Kiai Misbah dalam sambutannya mengatakan, KH. M. Afifuddin Dimyati atau yang biasa disapa Gus Awis merupakan teman “seperjuangannya” saat kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dulu. Sehubungan dengan keperluan Gus Awis menghadiri pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Jawa Timur di Pamekasan, Gus Awis diundang agar mampir di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru dan berkenan mengisi acara Ngaji Bareng bersama santri putri dan dewan guru.

Meski kesempatan yang ada hanya sekita tiga puluh menit, ustazah dan para santri yang menjadi peserta acara ini sangat terkesan atas penyampaian Gus Awis tentang keutamaan membaca, mempelajari dan mengamalkan Alquran, terlebih bagi para santri yang mengikuti program tahfidz al-Qur’an.

Gus Awis mengajak para santri agar tetap menjaga semangat berinteraksi dengan Alqur’an yang merupakan sumber segala ilmu, melalui proses tilawah, tabyin, tanzil dan tadabbur.

“Setiap ilmu yang kalian pelajari: fikih, nahwu, dan sebagainya, buah dari petikan ‘pohon’ Alquran, maka jangan lupa untuk terus membaca dan mengkajinya dengan semangat,” ucap Gus Awis yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Paterongan, Jombang, Jawa Timur ini.

Khairukum man ta’allam al-Qur’an wa ‘allamahu, semoga kita semua dapat menjadi orang-orang yang bisa belajar dan mengamalkan Alqur’an dengan baik. Ingat dua hal yang menjadi modal menghafal atau membaca Alquran, bersyukur dan tidak sombong,” Pesan Gus Awis yang selanjutnya menutup kajian dengan doa.

Selain diikuti santri putri, acara ngaji bareng ini juga diikuti oleh santri putra, para ustaz dan masyarakat umum via online (live streaming) dan disiarkan melalui Radio Al- Raudlah FM 0.88.


Reporter: 08.IV-2021 (Aminatun)
Editor: Redaktur