News

LPPNU Bersama GP Ansor dan Kemenag Pamekasan Gelar Look Up Inkubator Bisnis Pesantren

“Program dari Kemenag RI harus kita tangkap untuk kemajuan pesantren di Pamekasan. Kita lihat, SDM kita di pesantren ada, pasar kita ada, rakyat banyak, tapi hingga saat ini yang memanfaatkan adalah orang di luar pesantren seperti kebutuhan seragam, makanan pokok masih beli dari luar,” ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak agar pesantren juga turut aktif dalam membangkitkan ekonomi pesantren dengan mengelola sektor pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pesantren dapat rangsangan untuk aktif dan melakukan kemandirian pesantren di bidang ekonomi melalui beberapa sektor yang telah disebutkan, sebab potensi dan peluang untuk pesantren Pamekasan sangat ada,” harapnya.

Sementara Habib Amin Jakfar, Bendahara PCNU Pamekasan, mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang dilakukan oleh LPPNU bersama kemenag Pamekasan dalam mewujudkan kemandirian pesantren.

Kegiatan ini diisi langsung oleh Kepala Kantor Kemenag RI Pamekasan tentang “Kebijakan Kemenag RI dalam Penataan Inkubator Bisnis Pesantren”, Kepala Cabang Dinas Peternakan Jawa Timur di Pamekasan tentang “Peluang dan Potensi Dukungan dari Dinas Peternakan Jawa Timur Terhadap Inkubator Bisnis Pesantren”, Kepala Cabang Dinas Perhutanan Jawa Timur wilayah Sumenep tentang “Peluang dan Potensi Dukungan dari Dinas Kehutanan Jawa Timur Terhadap Inkubator Bisnis Pesantren, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Cabang Pamekasan tentang “Peluang dan Potensi Dukungan Kadin Pamekasan dalam Pengembangan Inkubator Bisnis Pesantren dan LPPNU Pamekasan sebagai narasumber testimoni Integrated Farming Pondok Pesantren.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Kantor Kemenag RI Pamekasan, PC GP Ansor Pamekasan, Duta Agroprenuer Santri Pamekasan, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Pamekasan, Rabithah Ma’ahid Islami (RMI) PCNU Pamekasan, Pengurus Pondok Pesantren dan kalangan Aktivis Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam.


Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu