News

M Khoiri, Harlah ke-39 Pagar Nusa Bukti Tradisi dan Khidmah Dapat Berjalan Beriringan

PAMEKASAN – Peringatan hari lahir (Harlah) ke-39 Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa, Ahad (12/01/2025), di Pondok Pesantren (PP) Nahdlatut Ta’limiyah, Plakpak, Pegantenan, Pamekasan berjalan khidmat. Berbagai kegiatan mewarnai agenda bertajuk “Kokoh Mengabdi, Kuat Bertradisi” ini, seperti istigasah, atraksi bela diri oleh beberapa pendekar, sampai diskusi peran strategis badan otonom (Banom) NU yang lahir 03 Januari 1986 itu.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) PSNU Pagar Nusa Kabupaten Pamekasan, M Khoiri, mengatakan peringatan ke-39 ini menjadi bukti nyata tradisi dan pengabdian dapat berjalan beriringan, menciptakan generasi yang kokoh dan siap mengemban amanah umat.

“Harlah ke-39 ini menjadi pengingat bahwa kita harus terus mengokohkan komitmen dalam mengabdi. Pagar Nusa tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan tradisi yang menjadi identitas kita. Mari terus perkuat jaringan dan kekompakan demi menjaga nilai-nilai ke-NU-an,” ajak mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

KH Musleh Adnan, pengasuh PP Nahdlatut Ta’limiyah, dalam sambutannya mengapresiasi kiprah Pagar Nusa yang tetap konsisten merawat tradisi sekaligus memberikan rasa aman kepada para ulama.

“Pagar Nusa bukan hanya organisasi bela diri, tetapi juga benteng akhlak dan tradisi pesantren. Momentum [Harlah ke-39] ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat pengabdian kepada umat dan bangsa, sesuai dengan ajaran Ahlusunnah waljamaah,” ucap A’wan Syuriah PCNU Kabupaten Pamekasan itu.

Di akhir sambutannya alumnus PP Nurul Jadid Paiton Probolinggo tersebut mengingatkan agar para pendekar Pagar Nusa senantiasa merawat tradisi dan selalu berpegang teguh pada ajaran agama.

“Mari kita jadikan Pagar Nusa sebagai contoh organisasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berakhlak mulia. Semoga semangat ini terus terjaga hingga generasi mendatang,” pungkasnya.


Reporter: Melinda

Editor: Redaktur