PAMEKASAN — Jam’iyah hadrah Al-banjari Syubbanul Wathon Desa Sokalelah Kadur menggelar milad perdana di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda, Pandian 1, Sokalelah, Kadur Pamekasan, Rabu (30/10/2019).
Group yang lahir tanggal 28 Oktober 2018 tersebut, murni berada di bawah koordinasi Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Desa Sokalelah, Kadur Pamekasan.
Perayaan milad tersebut, dikonsep dengan selawatan dan penguatan ke-NU-an oleh Kiai Baidhawi Ansom, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kadur.
Kepada NU Oline Pamekasan, Ahmad Arifandi Ketua Syubbanul Wathon menyampaikan, genap satu tahun Syubbanul Wathon sukses eksis di berbagai kegiatan keagamaan, baik di lingkup Desa Sokalelah maupun di luar desa tersebut.
“Alhamdulillah Syubbanul Wathon bisa ikut berdakwah melalui kegiatan zikir dan selawat. Meski terbilang baru, kami berkomitmen memajukan Nahdlatul Ulama (NU), mempertahankan amaliyah-amaliyah NU, termasuk selawatan,” ujar pria yang akrab disapa Ifan tersebut.
“Kami di NU juga dituntut untuk mencintai Indonensia, negara kita tercinta, sehingga Syubbanul Wathon kami jadikan nama guna mengajak para pemuda merasa memliki dan cinta Indonesia,” tukas Ifan.
Pimpinan MDS Rijalul Ansor Kadur, Moh. Salam Bakir merasa bangga atas terbentuknya MDS di tingkat ranting.
“Saya merasa bangga dan bahagia, bisa melihat MDS berkembang di tingkat ranting. Semakin banyak jam’iyah shalawat, maka selawatan akan semakin kuat di hati masyakat,” ungkap Salam.
Turut hadir Pada acara tersebut, pengurus PR GP Ansor Sokalelah,Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kadur, Ketua Pengurus Ranting NU Sokalelah, Barisan Ansor Serba Guna (Banser), tokoh agama, dan masyakat sekitar.
Reporter: Imam S (NUO.19-001)
Editor: Syarofi

