Tokoh

Mengenal Lebih Dekat KH Muchlis Nasir, Mandataris Ketua PCNU Pamekasan Masa Khidmah 2026-2031

PAMEKASAN – Ahad (15/02/2026) kemarin, Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan mengamanahkan KH. Muchlis Nasir atau yang biasa disapa Kiai Muchlis menduduki jabatan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan masa khidmah 2026-2031. Meski demikian, tidak sedikit nahdliyin yang belum mengenal sosok kiai yang dikenal tegas ini secara mendalam.

Kiai Muchlis, lahir di Sampang 44 tahun lalu, tepatnya 7 Agustus 1981 di Pondok Pesantren (PP) Raudlatul Muta’allimin Ombul Sari, Tlambah, Karangpenang, Sampang. Ia merupakan buah cinta KH. Nasiruddin (pengasuh PP. Raudlatul Muta’allimin Ombul Sari) bin KH. Abd. Rahman (PP. Miftahul Ulum Sekar Anyar) bin KH. Moh. Bakri (PP. Miftahul Ulum Banyuayu) bin KH. Nasruddin (PP. Miftahul Ulum Panyeppen) dengan Ny. Hj. Munifah binti KH. Husni Kholil (PP. Miftahul Ulum Nagasari).

Perjalanan kelimuan Kiai Muchlis dimulai dari kediamannya sendiri. Ia belajar dasar-dasar agama kepada ayahnya, Kiai Nasiruddin, dan secara klasikal, juga belajar agama di pesantren yang diasuh oleh ayahnya sendiri. Pada waktu yang sama, ayah tiga orang anak ini menempuh pendidikan formal di SDN Palengaan Laok 3 (lulus tahun 1994). Memasuki usia remaja, Kiai Muchlis tinggal di PP. Miftahul Ulum Sekar Anyar, Rombuh, Palengaan, Pamekasan, sambil lalu melanjutkan pendidikan formalnya di SMPN 1 Palengaan (lulus tahun 1997).

Kepindahan Kiai Muchlis ke PP. Miftahul Ulum Sekar Anyar, dikarenakan ayahnya, KH. Nasiruddin, harus pulang pergi menjaga tiga keponakannya yang waktu itu masih yatim, di samping agar lebih dekat sekolahnya yang berada di desa Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan.

Tidak berhenti di situ saja, dari tahun 1998 sampai 2003, Kiai Muchlis melanjutkan “pengembaraan” ilmu agamanya ke PP. Miftahul Ulum Sidogiri, Kraton, Pasuran, Jawa Timur. Sepulangnya dari Sidogiri, Dekan Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan ini kemudian melanjutkan pendidikan formalnya di MA Al-Karomah (lulus tahun 2003).

Selulus dari MA Al-Karomah, Kiai Muchlis melanjutkan pendidikannya ke Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Di kampus ini suami Ny. Hj. Isnaini Lailatul Fadilah tersebut dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Ia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Bahkan, pada tahun 2004-2005, ia dipercaya menjadi pengurus organisasi ekstra kampus berhaluan ahlusunah waljamaah an-nahdliyah itu. Dari organisasi inilah Kiai Muchlis muda mengenal NU.

Selain aktif di PMII, waktu menyelesaikan studi strata satunya, Kiai Muchlis juga tercatat pernah aktif di organisasi intra kampus Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ara Aita, bahkan ia sempat menjadi bagian redaksi Tabloid Solidaritas, tabloid yang diterbitkan oleh Ara Aita. Mengingat latar belakang ini, tidak heran, ketika menduduki posisi Penjabat (Pj) Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, menggantikan mendiang KH. Taufik Hasyim, dalam sambutan maupun ceramah-ceramahnya, Kia Muchlis sering menekankan pentingnya peran media massa dan media sosial bagi Nahdlatul Ulama, terlebih di era digital ini.

Tahun 2009, Kiai Muchlis dinyatakan lulus S1, dan pada tahun itu juga ia melanjutkan ke program pascasarjana Prodi Komunikasi Penyiaran Islam di kampus yang sama dan dinyatakan lulus tahun 2014.

Kiai Muchlis melepas masa lajangnya dengan menikahi Ny. Hj. Isnaini Lailatul Fadilah Binti KH. Zainal Arifin pada tahun 2012. Saat ini, Nyai Isnaini masih tercatat aktif sebagai Bendahara di kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Palengaan. Buah pernikahannya itu, Kiai Muchlis dan Nyai Isnaini dikaruniai tiga orang anak: Ning Fitratin Ataniyal Faradis, Ning Ken Nafisah Itsna, dan Lora Muhammad Ghawts Arafana.

Kiai Muchlis bersama keluarga kecilnya.

Kepada Media NU Pamekasan, Kiai Muchlis mengaku aktif di kepengurusan NU karena didukung penuh oleh keluarganya. “Selain karena diperintahkan para kiai, saya tidak mungkin diamanahkan untuk menduduki posisi Ketua [PCNU Kabupaten Pamekasan] kalau tanpa didukung keluarga,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, PP. Sirojul Ulum Kampung Aswaja, Kembang 1, Palengaan Daja, Palengaan, Pamekasan, Selasa (17/02/2026) pagi.

Di NU Pamekasan, Kiai Muchlis memulai pengabdiannya di Aswaja NU Center PCNU Kabupaten Pamekasan masa khidmah 2016-2021 sebagai sekretaris. Kemudian, di tahun yang sama, Kiai Muchlis dipercaya menduduki posisi Ketua Tanfidziah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan berpasangan dengan KH. Misbahul Munir sebagai Rais Syuriah. Saat mendiang KH. Taufik Hasyim terpilih sebagai Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan masa khidmah 2021-2026, Kiai Muchlis ditunjuk sebagai Wakil Ketua, dan menduduki posisi Pj. Ketua setelah berpulangnya Kiai Taufik. Hingga kemudian, melalui Konfercab NU Pamekasan 2026 kemarin, Kiai Muchlis diamanahkan melanjutkan kepemimpinannya untuk masa khidmah 2026-2031.

Sebagai bentuk lain pengabdiannya kepada NU, pada tahun 2020 kiai yang saat ini menempuh program doktoral di Uinversitas Islam Negeri (UIN) Madura ini, mendirikan Kampung Aswaja di dusun Kembang 1, desa Palengaan Daja. Pendirian kampung ini bertujuan untuk memperkuat paham ke-NU-an masyarakat sekitar kediamannya serta melestarikan tradisi-tradisi ke-NU-an di tengah globalisasi yang terus mengerus budaya ketimuran.


Biografi KH. Muchlis Nasir
Nama Lengkap: KH. Muchlis Nasir, M.Kom.
Tempat, Tanggal Lahir: Sampang 07 Agustus 1981
Alamat: Kampung Aswaja, Kembang 1, Palengaan Dajah, Palengaan, Pamekasan
E-mail: muchlisnasir81@gmail.com
Istri: Ny. Hj. Isnaini Lailatul Fadilah binti Binti KH. Zainal Arifin
Tempat, Tanggal Lahir: Pamekasan 11 Mei 1996
Alamat: desa Panaguan, Larangan, Pamekasan
Anak: Ning Fitratin Ataniyal Faradis, Ning Ken Nafisah Itsna, Lora Muhammad Ghawts Arafana

Riwayat Pendidikan
Formal:
1. SDN Palengaan Laok 3 1994
2. SMPN Palengaan 1 1997
3. MA Alkarorah 2003
4. UINSA Surabaya 2009
5. Pascasarjana UINSA Surabaya 2014

Nonformal:
1. PP. Raudlatul Muta’allimin Ombul Sari, Tlambah, Karangpenang, Sampang
2. PP. Miftahul Ulum Sekar Anyar, Rombuh, Palengaan, Pamekasan
3. PP. Miftahul Ulum Sidogiri, Kraton, Pasuruan

Pengalaman Organisasi
1. PMII UIN Sunan Ampel Surabaya 2004-2005
2. Ketua MWCNU Kecamatan Palengaan 2016-2021
3. Sekretaris Aswaja NU Center PCNU Kabupaten Pamekasan 2016-2021
4. Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan 2021-2026
5. Pj. Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan 2025-2026
6. Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan 2026-2031


Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur