PAMEKASAN – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Larangan Tokol menggelar pengajian akbar memperingati maulid Nabi Muhammad, di Lapangan Pojok, Ahad malam (23/10/2022).
Berkolaborasi dengan Nawa Bintang, media resmi milik Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tlanakan, giat ini dimeriahkan pementasan seni islami oleh kader-kader IPNU-IPPNU Larangan Tokol. Ribuan Nahdliyyin bersama warga setempat memadati lokasi pengajian.
KH. Kholil Muzakki mengapresiasi kegiatan yang dipandu oleh tiga MC masing-masing menggunakan tiga bahasa: Bahasa Madura, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris itu. Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Larangan Tokol itu menilai, peringatan maulid nabi yang digelar PR IPNU-IPPNU tahun ini sangat meriah.
“Acara yang diadakan PR IPNU-IPPNU Larangan Tokol paling besar dan mewah adalah pada acara malam ini. Bahasa yang disampaikan Ketua Panitia dan Ketua PR IPNU-IPPNU Larangan Tokol merupakan bahasa akademis, serta MC menggunakan tiga bahasa. Acara-acara sebelumnya belum pernah menggunakan tiga bahasa,” jelasnya.
Kiai Muchlis Nasir, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Ulum, Mangtomang, Palengaan Daja, Palengaan, Pamekasan yang bertindak sebagai penceramah mengajak para kader IPNU-IPPNU agar semakin meningkatkan ghirah perjuangannya di NU melalui IPNU-IPPNU.
“Berbanggalah jika ada pemuda bersemangat dalam menegakkan agama Islam, seperti IPNU-IPPNU Larangan Tokol, karena kelak mereka akan diakui oleh KH Hasyim Asy’ari sebagai santrinya,” ucap Ketua MWCNU Kecamatan Palengaan tersebut.
Sebelum dipungkasi dengan doa bersama, PR IPNU-IPPNU Larangan Tokol menyerahkan cendera mata kepada kiai yang saat ini menjabat Dekan Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan tersebut.
Kontributor: Alim (MNU.V.10-019)
Editor: Redaktur

