NEWS

Milad ke-54, Kebun Baru Gandeng Disdukcapil Fasilitasi Santri Buat e-KTP

PAMEKASAN – Memperingati milad ke-54, Pondok Pesantren (PP) Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan mendatangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pamekasan guna fasilitasi santri membuat Kartu Tanda Penduduk Eletronik atau e-KTP, Sabtu (24/02/2024), di Aula lantai 2 Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan.

Pengurus PP Miftahul Ulum Kebun Baru, Ust. Rusdi Sukma, dalam sambutannya mengatakan, KTP merupakan salah satu berkas kependudukan yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia.

“Sebagai yang kita ketahui bersama, bahwa identitas kependudukan sangatlah penting bagi warga negara yang sudah cukup umur,” tegas Sekretaris MWCNU Kecamatan Palengaan tersebut.

Tidak hanya itu, pria asal desa Palengaan Laok itu mengingatkan, setiap santri Miftahul Ulum Kebun Baru yang ber-KTP memiliki kewajiban menjaga keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa.

“Bagi santri dan santriwati yang saat ini akan mengambil identitas kewarganegaraan yang sah, secara otomatis kita semua harus menjung-jung tinggi bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Di waktu yang sama, Ach Nashirullah, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk memberikan informasi, yang bisa melakukan perekaman dan cetak langsung KTP hanya santri yang berusia 17 tahun atau lebih. Santri di bawah usia itu, hanya bisa melakukan perekaman. Sedangkan pencetakannya menunggu usia 17 tahun.

“Untuk santri yang bisa melakukan perekaman dari umur 16 tahun sejak per tanggal ini, namun untuk cetaknya nunggu pas hari ulang tahun genap umur 17 tahun. Sedangkang yang sudah umur 17 atau lebih bisa rekam langsung cetak hari ini juga,” tuturnya

Lebih lanjut, Nashir mengajak para santri agar tetap semangat belajar dan serius mengabdi selama berada di pesantren. Karena, menurutnya, hal itu merupakan kunci kesuksesan bagi santri.

“Meskipun saya tidak pernah mondok, namun saya menjadi seperti saat ini, insyaallah karena barakah orang tua saya yang nyantri dan mengabdi di pondok ini,” pungkasnya.

Selain pembuatan KTP, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembuatan Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu).


Reporter: Faisal AP

Editor: Redaktur