PAMEKASAN — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pertama, Sabtu malam (06/11/2021), di Kantor Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan.
Mengangkat tema “NU dan Tantangan Era Digital”, kegiatan yang dihadiri oleh segenap pengurus baik jajaran Mustasyar, Syuriah, Tanfidziah, dan diikuti oleh Lembaga dan Badan Otonom (Banom) di lingkungan MWCNU Palengaan tersebut guna membahas program kerja selama dua tahun ke depan.
Pemilihan tema tersebut, menurut K. Muchlis Nasir, sebagai upaya menjawab tantangan zaman di era digital ini. Pasalnya, menurut Ketua MWCNU Kecamatan Palengaan itu, akhir-akhir ini masyarakat lebih sering berinteraksi dengan gawai, sampai-sampai sulit dibedakan antara dunia nyata dan dunia maya.
“Maka dari itu, melalui Musker Pertama ini NU Palengaan harus mampu menjawab tantangan era digital ini. Bahkan nanti MWCNU Palengaan ini mampu menjadi rujukan literasi digital,” lanjut Dekan Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan tersebut.
Lebih lanjut, Kiai Muchlis mengatakan, saat ini dakwah-dakwah di media sosial dikuasai oleh kelompok yang selalu membidahkan amaliah-amaliah NU. Oleh karena itu, lanjutnya, NU Palengaan harus aktif di semua lini, baik Lembaga maupun Banom, dan menggiatkan dakwah melalui media sosial.
“Kalau semua Lembaga dan Banom NU di semua tingkatan aktif, nanti mereka akan sia-sia berteriak-teriak bidah. Sama seperti orang teriak-teriak di depan sound system yang berbunyi keras. Percuma,” pungkasnya.
Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur

