PAMEKASAN – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama berduka, pasalnya Ibu Nyai Hj. Siti Hamdiyah Mahfudz, orang tua Prof. Dr. KH. Asrorin Ni’am, Lc, MA, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), berpulang ke rahmatullah, Sabtu (17/10/2026).
Tidak hanya keluarga almarhumah, duka yang mendalam juga dirasakan oleh KH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Panyeppen, Palengaan, Pamekasan.
Kiai Muddatstsir yang saat ini menjabat Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, mengatakan keluarga besar pesantren yang diasuhnya akan menggelar salat gaib dan zikir bersama seluruh keluarga besar PPMU Panyeppen.
“Insyaallah kami akan melakukan shalat mayit ghaibah bersama disertai pembacaan zikir sesempatnya,” tulis Kiai Muddatstsir melalui pesan WhatsApp yang diterima Media NU Pamekasan, Sabtu malam (17/102026).
Menurut Kiai Muddatstsir almarhumah berjasa besar terhadap bangsa dan negara dengan melahirkan sosok anak pejuang seperti Kiai Asrorun Ni’am.
“Ibu Nyai [Hamdiyah] dikenal berjasa dengan melahirkan ‘bibit unggul’ yang sangat berguna dan membantu perjuangan umat Islam, khususnya para nahdiyin dan nahdliyat yang dapat memberi manfaat besar bagi bangsa dan negara,” lanjut Kiai Muddatstsir.
Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur

