News

PAC GP Ansor Proppo Perkuat Akidah Aswaja Melalui DTD

PAMEKASAN — Pimpinan Anak Caban (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Proppo menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) di LPI Wali Songo, Samatan, Proppo. Kegiatan ini diagendakan akan berlangsung selama tiga hari, yakni Sabtu-Senin (18-20/01/2020).

Mengangkat tema “Bersama Ansor Kita Teguhkan Akidah Aswaja An-Nahdliyah Sebagai Benteng NKRI”, kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta.

Subhan Maulana, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Proppo, kepada NU Online Pamekasan mengatakan, melalui tema tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang Aswaja An-Nahdliyah sehingga melalui pemahaman itu dapat memperkokoh rasa nasionalisme dalam jiwa para peserta.

“Dengan demikian, maka akan lahir kader-kader Ansor yang religius-nasionalis dan kader Ansor yang nasionalis-religius. Artinya, nasionalisme kader Ansor tidak hanya sebatas cinta terhadap tanah air semata, tapi karena cinta tanah air itu adalah perintah agama,” tegasnya.

Sekretaris PC GP Ansor Pamekasan, Miftahul Munir, dalam sambutannya mengatakan, penguatan basis kader Banser di kabupaten Pamekasan, ditargetkan sampai tahun 2021. Menurutnya, kader Banser baru di Kecamatan Proppo minimal harus mencapai 500 orang.

“Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mengenalkan Ansor-Banser adalah melalui kegiatan koloman MDS RA (Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor. Red.) yang sudah dilaksanakan tiap bulan di Ranting Ansor se-Proppo,” papar mantan Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan ini.

DTD merupakan sebuah konsep kaderisasi gabungan antara Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor dan Diklat Terpadu Dasar (Diklatsar) Banser. Dalam diklat ini, peserta akan menerima materi-materi ke-Ansor-an dan ke-Banser-an. Mereka tidak hanya duduk di forum dan mendengarkan materi. Lebih dari itu, peserta juga akan digembleng secara fisik.


Reporter: Lukman
Editor: Abror