PAMEKASAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menyelanggarakan tahlil bersama untuk almarhum KH. A. Nawawi Abdul Djalil, pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sidogiri, KH. Agus Abdul Qodir PP. Lirboyo, K. Agus Labib PP. Lirboyo, KH. Faidol Mannan Majelis Pendekar Pimpinan Pusat Pagar Nusa serta para muassis NU, tokoh dan warga NU Pamekasan yang telah wafat, Ahad malam (20/062021) di Aula PCNU Pamekasan Jl. R. Abd. Aziz 95 Pamekasan.
Kegiatan tahlil bersama ini dipimpin jajaran Syuriah diikuti oleh lembaga dan Badan Otonom (Banom) di bawah PCNU Pamekasan. Agenda ini juga ditayangkan secara live.
Ketua PCNU Pamekasan melalui wakilnya, KH. Munafi’ menyampaikan, maksud dan tujuan digelarnya kegiatan tahlil bersama tersebut guna mendoakan dan sebagai bentuk refleki perjuangan para tokoh dan warga yang telah berjasa kepada NU.
“Kiai Nawawi adalah Mustasyar PBNU yang kita kenal dengan sikapnya yang tawadu, alim dan sederhana, bahkan beliau pernah dawuh bahwa beliau orang desa dan orang pesantren. Padahal, kita tahu beliau orang besar. Semoga kita bisa meneladani perjuangan beliau,” tuturnya.
Tidak hanya masyayikh Sidogiri, Camat Pasean itu juga memaparkan tentang perjuangan Lirboyo dalam membesarkan NU.
“Sementara para muassis Lirboyo, kita tahu bahwa para leluhur Lirboyo telah mengintruksikan kepada alumninya jika mau mengikuti organisasi, para masyayikh Lirboyo mengintruksikan untuk mengikuti NU,” imbuh kiai Munafi’.
Kiai Munafi’ berharap, melalui kegiatan tahlil bersama itu, PCNU Pamekasan ke depan mendapat keberkahan dan kesehatan dalam menjalankan amanat organisasi.
Usai tahlil bersama, acara dilanjutkan dengan taaruf antara PCNU Pamekasan periode 2021-2026 bersama lembaga dan Banom di bawahnya.
Reporter: Syarofi
Editor: Redaktur

