Juru Bicara PPDM Aswari mengatakan, kendati Pemkab Pamekasan banyak membantu para difabel, di Pamekasan masih banyak difabel yang masih hidup terpontang-panting memerlukan uluran tangan pemerintah.
Pihaknya berharap, Pemkab dapat memosisikan difabel seperti masyarakat normal lainnya. Pihaknya datang ke Mandhapa Aghung Ronggosukowati bersama sejumlah difabel berprestasi dan layak mendapat perhatian lebih dari Pemkab Pamekasan.
Ketua PPDM se Madura, Mudani, turut datang menemui Bupati. Dia sebagai atlet tenis meja asal Pademawu Barat yang berhasil mengharumkan nama baik Indonesia di tingkat internasional dengan meraihbmedali emas di Thailand tahun 2016 lalu.
Selain itu, Ketua Pengurus Cabang (DPC) PPDM Pamekasan Isman Apriliyanto juga ikut bersama lainnya. Dia merupakan atlet renang peraih medali emas dalam kejuaraan tingkat nasional. Serta Nurhasanah, peraih medali emas tingkat nasional cabang olahraga lari cepat.
Mereka semua mengungkapkan kisah hidupnya di hadapan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan Totok Hartono dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), saat ini mereka pengangguran yang tidak memiliki pendapatan tetap.
Mereka berharap, agar Pemkab Pamekasan memberikan mereka pekerjaan yang sesuai dengan potensi dan kemampuan mereka. Setidaknya mereka bisa menjadi pelatih di setiap cabang olahraga (Cabor) yang mereka geluti, agar mendapat pekerjaan dengan pendapatan tetap.

