PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, meluncurkan produk air minum dalam kemasan bernama NUANSA, Kamis (26/12/2019). Peluncuran dilaksanakan di Aula PCNU Pamekasan, dengan dihadiri pengurus NU dari jajaran Mustasyar, Syuriah dan Tanfidziyah, ketua-ketua lembaga dan Badan Otonom (Banom), pengurus Majelis Wakil Cabang, serta tokoh masyarakat dan anggota DPRD Pamekasan.
Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim dalam sambutannya menyebutkan, sudah ada dua produk usaha yang dijalankan oleh PCNU Pamekasan selama tiga tahun berjalan di kepengurusannya. Produk pertama yakni berdirinya koperasi dan yang kedua produk air minum.
“Hasil musyawarah kerja pertama lahir BMT NU dan hasil musyawarah kedua kita launching hari ini produk air minum,” terang Kiai Taufik.
Kiai Taufik berharap, dengan diluncurkannya air minum NUANSA, warga NU bisa memanfaatkannya dengan baik. Misalnya, warga NU ataupun pengurus NU yang memiliki lembaga pendidikan dan pesantren, ketika memiliki hajatan dan membutuhkan air minum, maka air minum NUANSA sudah bisa dimanfaatkan.
“NUANSA adalah NU Andalan Saya. Mulai sekarang, mari kita sama-sama mengkonsumsi air minum andalannya NU,” imbuhnya.

Ketua Lembaga Perekonomian NU Pamekasan, H. Djatim Makmun mengungkapkan, air minum NUANSA sudah resmi beredar di masyarakat meskipun saat ini produksinya masih kerjasama dengan salah satu perusahaan air minum di Pamekasan. Seluruh modal yang digunakan, merupakan patungan dari sejumlah pengurus dan masyaikh. Hasil patungan itulah yang menjadi modal awal untuk melahirkan produk air minum NUANSA.
“Setelah produk NUANSA ini resmi beredar meskipun dengan modal patungan, kami yakin dengan kekuatan struktur dan kultur NU di Pamekasan, ke depan usaha ekonomi NU semakin maju,” kata Djatim Makmun.
Mustasyar PCNU Pamekasan, KH. Abdul Mannan Munif dalam tausiyahnya disampaikan, dengan beroperasinya sejumlah unit usaha milik PCNU Pamekasan bangkit, maka cita-cita muassis NU untuk memandirikan organisasi perlahan akan terwujud. Penguatan ekonomi umat, merupakan cikal bakal lahirnya NU yang digagas oleh KH. Abdul Wahab Habsullah yang dikenal dengan Nadlatut Tujjar.

“Saya yakin ke depan ekonomi NU akan terus meningkat jika melihat perkembangan PCNU saat ini. Ini merupakan cita-cita pendiri NU yang dikenal dengan Nahdlatut Tujjar,” terang Kiai Abdul Mannan.
Penulis : Taufiqurrahman

