PAMEKASAN — Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 Nahdlatul Ulama (NU), Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Pekan Budaya, Ahad (15/03/2020) malam, di Pendopo Budaya, Rumah Dinas Wakil Bupati Pamekasan, Jl. Jokotole, Pamekasan.
Dalam acara yang diikuti ratusan peserta itu, panitia mendatangkan budayawan asal Sumenep, KH. D. Zawawi Imron guna menyampaikan orasi budaya. Selain orasi budaya, hadirin juga dihibur oleh penampilan grup musik daul Raden Mas Celleng (RMC).
Didatangkannya penyair berjuluk Celurit Emas itu menurut RP. Wazirul Jihad, Ketua Lesbumi PCNU Pamekasan, karena ia melihat Kiai Zawawi merupakan teladan bagi masyarakat Madura, khususnya bagi masyarakat dan warga NU di Kabupaten Pamekasan.
“Beliau memiliki kekuatan spritualitas yang sempurna, dan memiliki kekuatan intelektualitas yang sempurna,” lanjut mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya ini.
Baca juga:
Harlah ke-97 NU, Lesbumi NU Pamekasan Gelar Lomba Puisi se-Madura
Daftar Pemenang Lomba Baca Puisi Lesbumi PCNU Pamekasan
Sementara itu, RP. KH. Najibul Khair Sya’rani saat menyampaikan sambutan mewakili Ketua PCNU Pamekasan mengapresiasi inisiatif Lesbumi PCNU Pamekasan menggelar Pekan Budaya guna memeriahkan Harlah ke-97 NU. Kiai Najib juga meminta, agar Lesbumi bisa memanfaatkan kesenian dan kebudayaan sebagai media dalam menyebarkan ajaran agama Islam.
“Saya harapkan (Lesbumi. Red.) tidak sekedar tampil dengan begitu indahnya. Tapi, saya mohon agar melalui Lesbumi ini (seni dan budaya. Red.) dijadikan media dakwah Islam. Jadih lebih dari itu, di samping kita bisa berhibur dan sebagainya, harapan saya, dapatnya melalui Lesbumi ini, menjadi media untuk dakwah Islam,” tegas Kiai Najib.
Hadir dalam kesempatan itu, beberapa perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan, Ketua DPRD, Anggota DPRD, Ketua Dewan Kesenian, dan lainnya.
Sebelum diakhiri, acara diisi dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba baca puisi karangan D. Zawawi Imron yang dilakasanakan di hari sebelumnya.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

