SAMPANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Ketapang santuni kaum duafa dan Lanjut Usia (Lansia) sebagai peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-97, IPNU ke-66 dan IPPNU ke-65, Rabu siang (11/03/2020) di tujuh desa di Kecamatan Ketapang, Sampang, Jawa Timur.
Agenda tersebut merupakan kegiatan sosial kedua yang dilaksanakan kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Ketapang sejak dibentuk pada akhir Desember 2019 lalu.
“Sejak dibentuk pada akhir tahun 2019 lalu, selama ini kami hanya fokus pada agenda rencana tindak lanjut, yaitu follow up,” tutur Ismail, ketua PAC IPNU Ketapang.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan tujuan kegiatan tersebut dengan mengutip sabda Nabi Muhammad SAW., terkait keutamaan menebar maslahat kepada sesama.
“Kami hanya ingin mengejawantahkan sabda Nabi Muhammad, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang mampu membawa maslahat kepada sesamanya,” ucapnya.
Ismail berharap, santunan yang akan dilaksanakan akan datang bisa melibatkan lebih banyak desa, tidak hanya tujuh.
Maryamah, salah satu janda lansia, disaksikan putra semata wayangnya, usai menerima santunan mengaku senang dan terharu melihat kepedulian pelajar NU.
“Terima kasih atas segala pemberian tulus dari PAC IPNU dan IPPNU yang sangat membantu saya ini. Semoga Allah membalas kebaikan mas dan mbak semua dengan balasan yang lebih besar dan mulia,” ucap Maryamah.
Reporter: Nadhor
Editor: Aboonk

