PAMEKASAN – Guna memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2020, NU Online Pamekasan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Santri Milenial dan Reuni Alumni Diklat Jurnalistik Santri (DJS) lintas angkatan, Rabu (28/10/2020).
Acara bertema “Santri Sehat, Indonesia Kuat” tersebut menghadirkan Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Pamekasan, Dokter Saifuddin, dan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU pamekasan, Taufiqur Rahman Khafi sebagai pembicara.
Pada sesi pembukaan acara, KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, karena NU Online Pamekasan mampu menggelar acara, meskipun kondisi sedang tidak stabil akibat pandemi Covid-19.
“Kami ucapkan terima kasih kepada NU Online Pamekasan, karena NU Online Pamekasan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan maksimal, meskipun tidak dibekali peralatan yang memadai dan sangat terbatas, dan karena memaksimalkan keterbatasan inilah yang bisa membuat kru NU Online menjadi orang yang besar kelak,” ucap Kiai Taufik, sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur NU Online Pamekasan, Mohammad Subhan mengimbau, agar kader Nahdlatul Ulama yang berproses dan mengabdikan diri melalui NU Online Pamekasan memiliki semangat yang tinggi,
“Jangan pernah merasa kerdil, walau hanya berproses di NU Online Pamekasan, karena kekompakan redaksi dan semua kru NU Online Pamekasan inilah yang menjadikan kalian besar,” ucapnya.
Taufiqur Rahman Khafi dalam penyampaian materi mengatakan, santri tidak boleh ketinggalan informasi dan bisa menyaring setiap berita yang ada di Media Sosial (Medsos), agar tidak tertipu dengan berita Hoaks.
“Sebagai santri milenial, kalian harus berorganisasi, supaya tidak ketinggalan zaman dan informasi, termasuk bisa selamat dari berita hoaks di Medsos,” paparnya.
Sementara itu, Dokter Saifuddin berharap, agar santri saat musim libur maulid ini tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan, supaya tidak terjangkit Covid-19.
“Karena ini musim libur maulid, maka santri tetap menjaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan dan hindari kerumunan agar dijauhi dari Covid-19, karena jika satu santri yang terjangkit, maka akan banyak memakan korban,” jelasnya.
Reporter: Azhari
Editor: Aboonk

