NEWS

Peringati HUT ke-76 RI, PCNU Pamekasan Gelar Webinar Kesehatan

PAMEKASAN – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, melalui Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar seminar Kesehatan, Kamis (05/08/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan secara Daring itu, menurut KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia juga sebagai bentuk implementasi salah satu maqashid al-syari’ah, yaitu hifzh al-nafs (menjaga jiwa).

“Di antara tujuan diturunkan Syariah adalah hifzh al-nafs atau menjaga jiwa, bagaimana menjaga Kesehatan, menjaga keberlangsungan kehidupan kita. Maka dalam kondisi pandemi ini, kita harus mengikuti anjuran orang-orang yang memiliki kapasitas dalam bidang Kesehatan yaitu tenaga medis dan dokter atau yang bias akita kenal 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, Red.) itu,” jelas Kiai Taufik saat memberikan sambutan.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan ini melanjutkan, mengikuti dokter merupakan anjuran agama sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW: “Idza wussid al-amru ila ghayri ahlihi fa antazhir al-sa’ah” (jika suatu urusan diserahkan kepada selain ahlinya, maka tunggulah kehancurannya”.

“Bahkan, jika ada lima puluh ulama berbeda pendapat dengan sepuluh insinyur dalam bidang konstruksi jembatan, maka yang harus kita ikuti adalah sepuluh insinyur itu, karena mereka yang memiliki kapabilitas dan kompetensi dalam bidang konstruksi: seberapa kuta pancangnya, seberapa besarnya,” ucap Kiai Taufik mengutip ceramah mendiang KH. Zainudin MZ.

Di akhir sambutan acara yang diikuti Lembaga dan Banom ini, alumnus Ma’had Riyadhul Jannah Rosefah, Arab Saudi itu mengajak seluruh agar warga NU yang tidak memiliki kompetensi dan kapabilitas dalam bidang medis, khususnya dalam bidang pandemi Covid-19, supaya tidak ikut angkat bicara agar tidak memperkeruh keadaan.

“Jangan berkomentar tentang hal-hal yang bukan kompetensi kita, tidak memiliki kapabilitas di bidangnya,” ucap Kiai Taufik.

Dalam giat itu, bertindak sebagai pemateri dr. Syaiful Hidayat dan dr. Ratna Hermawati. Bertindak sebagai moderator dr. Achmad Syafirullah.

Saat berita ini diturunkan, kegiatan yang dimulai pukul 09:30 WIB itu masih berlanjut


Reporter: Zainal
Editor: Redaktur