PAMEKASAN — Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan mengadakan “Herakan PMII Menanam” yang diagendakan berlangsung selama sepekan, mulai Ahad 26 April sampai 3 Mei 2020 mendatang.
Saat dihubungi NU Online Pamekasan melalui telepon seluler, Ketua Umum PC PMII Pamekasan, Lutfi, menyampaikan, gerakan tersebut murni gerakan sosial yang bertujuan menyiapkan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.
“Gerakan ini juga sebagai wujud kepedulian warga pergerakan di tengah pandemi Covid-19, sehingga hal itu dapat memberikan semangat terhadap para petani untuk terus bercocok tanam,” lanjutnya.
Lutfi mengaku, dalam menanggulangi Covid-19, PMII Pamekasan mencoba melihat menggunakan perspektif yang berbeda, sehingga ia mengintruksikan kepada seluruh anggota dan kader PMII Pamekasan agar ikut serta menyukseskan “Gerakan PMII Menanam”.
Instruksi itu, ia tuangkan dalam sebuah surat tertanggal 26 April 2020.
“Selain untuk mempersiapkan ketahanan pangan, ‘Gerakan PMII Menamam’ ini untuk merawat tanah Madura pada umumnya dan Pamekasan pada khususnya, dengan cara mengelola tanah kita sendiri, melalui cara bercocok tanam, sehingga memberikan teladan kepada para petani Kabupaten Pamekasan yang sudah mulai meninggalkan sawah dan ladangnya bisa mempunyai keingin kembali merawat tanahnya dengan cara bercocok tanam,” ujarnya.
Lebih lanjut, pemuda asal Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan ini menyampaikan, dalam kajian penanggulangan penyebaran Covid-19 tidak hanya dilakukan dalam waktu singkat, namun membutuhkan waktu yang panjang.
“Karena itu, ‘Gekan PMII Pamekasan Menanam’ ini untuk mempersiapkan ketahanan pangan selama beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.
Reporter: Zainal
Editor: Ahnu

