SURABAYA – Sudah hampir satu bulan kasus penghinaan terhadap KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan oleh akun Facebook Muhammad Izzul tidak kunjung menemukan kejelasan meski kasus ini ditangani Polda Jawa Timur.
Sejak dilimpahkannya kasus tersebut oleh Polres Pamekasan ke Polda Jawa Timur tertanggal 07 Oktober 2020 lalu dengan dalih tidak adanya alat yang memadai untuk mengungkap kasus tersebut, tapi sampai saat ini Polda Jawa Timur masih belum memberikan kejelasan.
Abd. Mannan, kuasa hukum KH. Taufik Hasyim, Senin (02/11/2020), menyambangi Mapolda Jawa Timur. Menurutnya, sejak dilimpahkannya kasus itu ke Polda Jawa timur, identitas pelaku belum terungkap. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan siap membantu pihak berwajib jika dalam proses penyelidikan menemukan kesulitan dalam penyelidikan.
Seharusnya, menurut Mannan, Kapolda Jawa Timur harus memberikan perhatian khusus terhadap kasus yang ditanganinya, mengingat kasus itu menyangkut marwah warga NU di Pamekasan khususnya, karena KH. Taufik Hasyim merupakan Ketua PCNU Pamekasan saat ini.
Berbiacara NU, lanujut Mannan, tidak hanya berbicara dalam lingkup Pamekasan, tapi berbicara Indonesia, bahkan dunia. Karenanya, warga NU, khususnya di Madura, sangat menantikan tindak lanjut kasus pelecehan itu dan segera menangkap pemilik akun Muhammad izzul yang melukai hati warga NU.
Mannan selaku kuasa hukum KH. Taufik Hasyim yang dipercaya saat ini untuk melakukan pengawalan menegaskan, jika beberapa minggu pelaku masih tidak tertangkap, sepuluh ribu warga Nahdiyin akan menggeruduk Mapolada Jawa Timur seperti yang dilakukan di Mapolres Pamekasan beberapa waktu lalu.
Ia mengaku, selama ini sebagai penasehat hukum masih bersabar dan bisa membendung gejolak Nahdiyin dibawah. Ia berharap pihak Polda Jawa Timur segera mengungkap kasus ini secara jelas dan cepat.
Reporter: Mahmud
Editor: Aboonk

