PAMEKASAN – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan menggelar sosialisasi kaderisasi ke Pengurus Rayon (PR) PMII Al-Mardliyyah, Sabtu (04/07/2020) di Tagengser Laok, Waru, Pamekasan.
Agenda yang juga diikuti oleh sejumlah pengurus PMII UIM Pamekasan ini merupakan giat pertama setelah sekian lama stay at home dan “rebahan” sesuai anjuran pemerihtah karena pandemi Covid-19.
Dalam penyampaiannya, Azam menenkankan kepada seluruh rayon di bawah koordinasi PK PMII UIM Pamekasan, khususnya Rayon Al-Mardliyyah, supaya lebih agresif, produktif dan inovatif serta mampu menjawab tantangan perubahan zaman. Pasalnya, pasca pandemi ini, menurut Azam, masih banyak tugas dan tanggung jawab yang perlu direalisasikan. Karena, menurut Azam, kader PMII dapat dikatakan sukses jika dapat berkontribusi pada masyarakat.
“Kami gelar ini dengan tema ‘PMII Back to Campus’, yaitu untuk menunjang potensi kader dari aspek akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Toha, Ketua PR PMII Al-Mardliyyah menyampaikan terkait kendala-kendala dalam melaksanakan proses kaderisasi di masa kepemimpinannya. Oleh karena itu, Toha merasa kehadiran PK PMII UIM Pamekasan sangat membantu menyelesaikan permasalahan demi keberlangsungan organisasi yang ia pimpin agar lebih aktif dan berkontribusi.
“Kehadiran sahabat-sahabat PMII UIM menjadi tambahan semangat kami dalam pelaksanaan kaderisasi ke depannya,” ucap Toha.
Ditempat terpisah, Ketua PK PMII UIM Pamekasan, Ali Wafa, mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Azam. Menurutnya, sebagai program awal, dia berharap agenda itu bisa berkesinambungan ke rayon lain.
“Saya selalu support sahabat-sahabat pengurus. Selagi itu baik, saya akan support. Demi keberlanjutan kaderisasi di PMII UIM,” tukasnya.
Reporter: Arul
Editor: Aboonk

