NEWS

Polres Sampang gelar Tabligh Akbar Kebangsaan

SAMPANG — Demi mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dan terciptanya Pemilu damai, aman dan sejuk, Polres Sampang menggelar Istighasah dan Tabligh Akbar Kebangsaan, Sabtu (16/02/2019) di Lapangan Wijaya Kabupaten setempat.

Acara yang bertajuk “Menciptakan Sampang Aman, Damai dan Sejuk” ini dihadiri berbagai ulama, pimpinan Ormas, TNI, Forkompinda, Bupati Sampang, dan ribuan jamaah dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Sampang.

Selamet Junaidi dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menyatukan umat Islam seluruh Indonesia khususnya umat Islam di wilayah Kabupaten Sampang, serta meningkatkan jiwa nasionalisme demi menjaga keutuhan NKRI.

“Agar kita tetap bersatu dan tidak terpecah belah karena hoax. Walaupun berbeda pilihan, namun kita tetap saudara sebangsa setanah air. Khususnya umat Islam di wilayah Kabupaten Sampang tetap mewujudkan Pemilu tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk,” papar Bupati Sampang tersebut.

Dalam agenda besar tersebut panitia penyelenggata menghadirkan Rais Aam Jamiyah Ahli al-Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdhiyah, yakni Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

Dalam tausiahnya, Habib Luthfi mengajak hadirin agar senantiasa tetap memupuk cinta terhadap Tanah Air Indonesia demi menjaga kekokohan Negara Kesatuan Republik Indoneska (NKRI).

“Dalam tabligh akbar ini mari kita lekatkan merah putih di hati dan dada kita sebagai wujud kecintaan dan kebanggaan kita terhadap NKRI. Dengan kecintaan dan kebanggaan kita terhadap NKRI merupakan peningkatan jiwa nasionalisme sebagai benteng untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia,” ucapnya.

Habib Luthfi juga nerpesan agar para hadirin bisa meneruskan perjuangan para pejuang Indonesia, memberikan kontribusi yang baik terhadap ibu pertiwi, menghormati para pemimpin dan ulama demi terciptanya negara yang besar, damai dan sejahtera.

Kecintaan kepada pemimpin, lanjut Habib Luthfi, sebagaimana takzim dan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah sebagai pemimpin Islam yang menjadikan kebesaran umat Islam. Indonesia tidak akan bisa menjadi bangsa yang besar dan dihargai jika masyarakatnya tidak menghargai dan menghina pemimpin.

“Kita bina pengorbanan para ulama, tokoh ulama, tokoh NU dan tokoh Indonesia yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, punya andil dan berkontribusi kepada Indonesia. Juangkan rasa cinta tanah air kita. Jangan sampai kalah apalagi hanya dengan hoax. Karena hoax, fitnah merupaka masalah yang snagat mematikan bahkan bisa menyebabkan peperangan yang berkepanjangan,” jelasnya.

Selain itu, Habib Lutfi juga mengajak para jamaah untuk tetap menjaga tali persaudaraan dan toleransi menjelang Pemilu yang tentu berbeda-beda pilihan.

“Mari kita, umat Islam khususnya di wilayah Madura dan Kabupaten Sampang, apapun perbedaannya dalam Pemilu 2019 kita tetap satu saudara, sebangsa, setanah air Indonesia. Jngan sampai kita pecah karena hoax. Masyarakat Madura, khususnya umat Islam, merupakan dasar kekuatan dalam pemersatu ukhuwah Islamiah seluruh Indonesia serta pelopor dalam nasionalisme menjaga keutuhan NKRI,” ajaknya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan Kirab Kebangsaan, Pembacaan Pancasila, shalawat, atraksi drumb band, serta lagu Padamu Negri dan ditutup dengan doa.


Reporter: Mamluatul I.
Editor: Ahnu