PAMEKASAN — Rombongan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melakukan ziarah ke pemakaman RKH. Sirojuddin, pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Kabupaten Pamekasan, Ahad siang (24/03/19).
Tampak dalam rombongan tersebut Prof. Dr. KH. Abd. A’la (Wakil Ketua PWNU Jawa Timur) KH. Syamsuddin, KH. Riyadi Ngasirat (Pimred Majalah Aula PWNU Jawa Timur), serta beberapa pengurus lainnya. Rombongan yang tiba sekitar jam 02:15 itu ditemui oleh KH. Misbahul Munir, KH. Nasir (Wakil Rais Syuriyah PCNU Pamekasan), KH. Ihyauddin Yasin, KH. Sohebuddin, K. Zainul Hasan (Wakil Ketua PCNU Pamekasan)
KH. Syamsuddin selaku koordinator menuturkan, kedatangannya ke Madura merupakan rangkaian agenda ziarah kubur ke para muassis NU di lima zona yang ada di Jawa Timur, termasuk Madura.
“Ke Madura kami ke ketiga tempat, tadi pagi ke Syaikhona Kholil, ke KH. Muntaha Bangkalan, dan sekarang kesini,” ucapnya.
Ia menambahkan, kunjungannnya juga ingin menyerap informasi terkait karamah dan sejarah perjuangan KH. Sirojuddin dalam mendirikan NU di Pamekasan.
Sementara itu, Kiai Zainul Hasan mewakili pengurus PCNU Pamekasan memberikan pemaparan singkat terkait perjalanan dan karamah dari KH. Shirojuddin. “Beliau pendiri NU pertama di Pamekasan,” ucapnya.
Kiai Siroj, menurut Kiai Zainul, merupakan sahabat karib salah satu pendiri NU, KH. Wahab Hasbullah, waktu belajar di Makkah.
Ia berharap, ke depan PWNU Jawa Timur terus melakukan kunjungan ke Pamekasan.
“Semoga program ini terus lanjut, karena di sini ada makam Kiai Syarqowi yang bertempat di Panempan yang dulunya menjadi Rais Syuriah di PWNU Jawa Timur di masa hidupnya,” pungkasnya.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan al-Fatihah, surat Yasin, tahlil, dan doa bersama.
Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu

