NEWS

Ra Afif: “Mintalah Fatwa Kepada Ahlinya”

PAMEKASAN — Di antara sifat Allah ialah Maha Pengampun. Sebesar apapun dosa yang dilakukan hamabaNya, Ia akan mengampuninya, selama tidak meremehkan dosa tersebut.

Hal ini disampaikan oleh KH. Afifurrahman, A’wan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan saat menyampaikan ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW. yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Palengaan, Kamis pagi (28/11/2019), di Pendopo Kecamatan.

Ra Afif, sapaan akrabnya, mengisahkan tentang seorang laki-laki Bani Isra’il yang melakukan pembunuhan terhadap 99 orang. Usai membunuh korban yang ke-99, laki-laki tersebut menyesal dan ingin bertobat atas segala dosa yang ia lakukan. Karena dosa yang sangat besar, ia ragu tobatnya akan diterima oleh Allah.

Akan tetapi, lanjut Ra Afif, laki-laki tersebut pernah mendengar, di antara sifat Allah ialah Penerima Tobat. Meski demikian, di dalam hatinya, ia masih bertanya-tanya tentang cara melaksanakan tobat atas dosa-dosanya itu. Laki-laki itu kemudian mendatangi seorang pendeta dengan harapan ia akan mendapatkan fatwa tentang cara bertobat atas dosa-dosanya.

Laki-laki itupun menyampaikan maksud dan tujuannya kepada pendeta tersebut. Akan tetapi, bukan solusi yang ia dapatkan. Mendengar kisah laki-laki itu, pendeta malah mengatakan, Allah tidak akan menerima tobat seorang pembunuh dengan jumlah korban sebanyak itu.

Mendengar penjelesan pendeta, laki-laki itu marah dan membunuh sang pendeta, sehingga korban pembunuhannya mencapai seratus orang.

Kisah ini, menurut Ra Afif, mengajarkan agar umat Islam tidak sembarangan meminta fatwa.

“Jangan asal minta fatwa kepada orang yang tidak mengerti agama. Mintalah fatwa kepada ahlinya,” tangkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kabag Kesra Kabupaten Pamekasan turut hadir mewakili Bupati Pamekasan, Ketua DPRD Pamekasan, alim ulama serta tokoh masyarakat setempat.


Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono